Dark/Light Mode

PPLI-DESI Perkuat Komitmen Pengelolaan Limbah Berkelanjutan

Senin, 29 Juni 2026 21:04 WIB
Puncak peringatan Hari Lingkungan Hidup 2026 di kawasan Smelter PT Freeport Indonesia, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) JIIPE, Gresik, Jawa Timur, Senin (29/6/2026). Foto: PPLI
Puncak peringatan Hari Lingkungan Hidup 2026 di kawasan Smelter PT Freeport Indonesia, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) JIIPE, Gresik, Jawa Timur, Senin (29/6/2026). Foto: PPLI

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Prasadha Pamunah Limbah Industri (PPLI) bersama PT Dowa Eco-System Indonesia (DESI) menegaskan komitmennya dalam mendukung industri hijau melalui partisipasi pada puncak peringatan Hari Lingkungan Hidup 2026 di kawasan Smelter PT Freeport Indonesia, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) JIIPE, Gresik, Jawa Timur, Senin (29/6/2026).

Melalui booth bersama, PPLI dan DESI menampilkan berbagai inovasi pengelolaan serta pemanfaatan limbah sebagai implementasi prinsip ekonomi sirkular.

Kehadiran kedua perusahaan menjadi wujud sinergi DOWA Group di Indonesia dalam menghadirkan solusi pengelolaan limbah yang aman, inovatif, dan berkelanjutan bagi sektor industri.

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gresik Sri Subaidah, Presiden Direktur PT Dowa Eco-System Indonesia Tomoguchi Masaru, jajaran manajemen PT Freeport Indonesia, serta para tenant dan mitra industri di kawasan JIIPE.

Mengusung tema "Be the Solution, Not Pollution: Recycle and Conserve", kegiatan ini menjadi wadah kolaborasi antara pemerintah, pelaku industri, dan penyedia solusi lingkungan untuk mendorong pengelolaan limbah yang bertanggung jawab sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan.

Baca juga : BPIP Perkuat Kompetensi ASN Lewat Pelatihan Coaching Dan Mentoring

Wakil Presiden Direktur PT Freeport Indonesia, Jepino Ngabdi, menegaskan bahwa pengelolaan limbah merupakan bagian penting dari operasional perusahaan yang berkelanjutan.

"Penerapan prinsip pemanfaatan sampah dan limbah tidak hanya membantu menekan dampak negatif terhadap lingkungan, tetapi juga mendukung terciptanya ekonomi sirkular melalui proses daur ulang dan pemanfaatan kembali yang bernilai tambah. Kami mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam upaya ini," ujarnya.

Pada pameran tersebut, PPLI dan DESI memperkenalkan berbagai inovasi pengelolaan limbah, mulai dari pengolahan sampah domestik menjadi kompos serbuk, kompos pelet, kompos briket, media tanam, hingga pelet ikan.

Selain itu, kedua perusahaan juga memamerkan pemanfaatan limbah kayu menjadi produk fungsional dan dekoratif, serta pengolahan desalination sludge menjadi material bernilai tambah yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan pendukung konstruksi berkelanjutan.

Perwakilan Sales PT Dowa Eco-System Indonesia (DESI), Farid Ardiyansyah, mengatakan kolaborasi PPLI dan DESI merupakan bentuk sinergi untuk menghadirkan solusi pengelolaan limbah yang terintegrasi bagi berbagai sektor industri di Indonesia.

Baca juga : KAI Desak Pelaku Penyekapan dan Penganiayaan di Bandung Dihukum Berat

"Melalui kolaborasi PPLI dan DESI, kami ingin menunjukkan bahwa limbah bukan hanya sesuatu yang harus dikelola dengan aman, tetapi juga memiliki potensi untuk dimanfaatkan kembali menjadi produk yang bernilai tambah. Sinergi antara penyedia solusi lingkungan, pelaku industri, dan pemerintah menjadi kunci dalam mendorong penerapan ekonomi sirkular dan pengelolaan limbah yang berkelanjutan," kata Farid.

Partisipasi PPLI dan DESI juga mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Gresik. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menegaskan bahwa perubahan iklim merupakan tantangan yang harus dihadapi bersama sehingga seluruh pelaku industri perlu terus menerapkan praktik usaha yang bertanggung jawab terhadap lingkungan.

"Perubahan iklim menjadi tantangan yang harus kita hadapi bersama. Karena itu, setiap pelaku industri memiliki peran penting untuk terus menerapkan praktik usaha yang bertanggung jawab terhadap lingkungan dan berkontribusi dalam pembangunan yang berkelanjutan," tuturnya.

Senada, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gresik Sri Subaidah mengapresiasi komitmen para pelaku industri dalam menjaga kualitas lingkungan. Ia berharap sinergi antara pemerintah dan dunia usaha semakin kuat melalui kepatuhan terhadap regulasi serta penerapan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.

Selain pameran inovasi lingkungan, rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup 2026 di PT Freeport Indonesia juga diisi dengan penyerahan penghargaan kepada para pemenang lomba Hari Lingkungan Hidup serta peluncuran aplikasi Gresik Angkut Sampah Seru (GASS) sebagai inovasi layanan pengelolaan sampah di Kabupaten Gresik.

Baca juga : Dubes Faizal Chery Perkuat Diplomasi Lewat Peluncuran Loka Budaya

Keikutsertaan PPLI dan DESI dalam kegiatan ini menegaskan komitmen keduanya sebagai bagian dari DOWA Group untuk terus menghadirkan solusi pengelolaan limbah yang inovatif, aman, dan berkelanjutan.

Melalui sinergi teknologi, inovasi, dan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, kedua perusahaan optimistis dapat mendorong penerapan ekonomi sirkular, meningkatkan kepatuhan lingkungan di sektor industri, serta mendukung terwujudnya kawasan industri yang bersih dan berkelanjutan di Indonesia.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.