Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- AS Vs Bosnia-Herzegovina, Tuan Rumah Punya Rekor Buruk Lawan Tim Eropa
- RD Kongo Vs Inggris, Tiga Singa Diancam Macan Tutul
- Sekolah Rakyat Cirebon Gabungkan Budaya Lokal Dan Fasilitas Modern
- Mentan Pastikan Pasokan CPO Untuk Program B50 Aman
- Saat Jepang Out di Piala Dunia 2026, KUAI Jepang & Dubes Brazil Ternyata Nobar
Lesca Gadai Premier Hadirkan ‘Discreet Liquidity’ Lewat Layanan White Glove
Rabu, 1 Juli 2026 11:00 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Memasuki paruh kedua 2026, dinamika dunia usaha di Indonesia menuntut para pelaku bisnis bergerak lebih lincah dan taktis.
Periode transisi pertengahan tahun (mid-year transition) kerap menjadi momentum penting bagi korporasi dan wirausahawan untuk mengeksekusi ekspansi, mengamankan bahan baku impor, hingga melakukan akuisisi strategis.
Namun, dalam ekosistem bisnis yang semakin kompetitif, kebutuhan akan kecepatan pendanaan sering kali berbenturan dengan proses birokrasi perbankan.
Di saat yang sama, aspek kerahasiaan pendanaan menjadi faktor penting yang harus dijaga demi melindungi reputasi dan posisi bisnis.
Menjawab tantangan tersebut, PT Lesca Gadai Premier, pelopor pergadaian swasta premium di Indonesia yang berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), meluncurkan kampanye bertajuk "Discreet Liquidity".
Baca juga : PNM Buka Jalan Kemandirian Difabel Lewat Pelatihan Vokasi di Brebes
Melalui penguatan layanan eksklusif White Glove Service, perusahaan menawarkan solusi likuiditas cepat berbasis aset mewah yang dirancang untuk menjaga privasi para pemilik bisnis dan kalangan high net worth individuals (HNWI).
Dalam praktik keuangan korporat, aktivitas pendanaan sering menimbulkan signaling effect atau efek sinyal bagi pasar dan kompetitor.
Pengajuan kredit institusional dalam jumlah besar maupun penjualan aset operasional secara terbuka kerap ditafsirkan sebagai indikasi masalah arus kas perusahaan.
Bagi CEO, pendiri startup, maupun pelaku usaha besar, persepsi semacam itu berpotensi memengaruhi kepercayaan investor, stabilitas harga saham, hingga membuka peluang bagi pesaing untuk mengambil keuntungan.
Direktur Lesca Gadai Premier, Bastian Purnama mengatakan, kebutuhan akan pendanaan yang cepat, namun tetap tertutup kini menjadi tren baru di kalangan eksekutif Indonesia.
Baca juga : Lesca Gadai Premier Ubah Barang Mewah Jadi Aset Likuid Bernilai
"Bagi para pemimpin bisnis, waktu dan reputasi adalah komoditas yang paling berharga. Di tengah tahun seperti ini, peluang ekspansi sering kali datang dengan tenggat waktu yang sangat ketat, bisa dalam hitungan hari bahkan jam. Menunggu proses persetujuan kredit perbankan yang memakan waktu berminggu-minggu tentu membuat momentum hilang. Di sisi lain, mereka juga tidak ingin pasar mengetahui bahwa mereka sedang membutuhkan dana taktis. Di sinilah konsep Discreet Liquidity yang kami tawarkan menjadi solusi," ujar Bastian di Jakarta, dikutip Rabu (1/7/2026).
Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, Lesca Gadai Premier mengoptimalkan layanan White Glove Service yang dirancang sebagai pengalaman transaksi keuangan privat setara layanan private banking internasional.
Melalui layanan ini, proses konsultasi dan kesepakatan awal dapat dilakukan secara praktis melalui platform daring maupun WhatsApp.
Setelah tercapai kesepakatan awal, nasabah dapat menyerahkan aset secara langsung atau memanfaatkan layanan penjemputan khusus yang disediakan perusahaan.
Aset kemudian dibawa ke pusat penilaian resmi untuk dilakukan pemeriksaan dan verifikasi. Seluruh proses logistik ditangani oleh tim profesional guna memastikan keamanan aset tetap terjaga selama proses berlangsung.
Baca juga : Lebih Praktis, Ber-Qurban Bersama BRImo Lewat Layanan Digital
Setelah pemeriksaan teknis selesai dan aset dinyatakan valid, pencairan dana hingga miliaran rupiah dapat dilakukan secara cepat dan aman.
"Kami memperlakukan setiap transaksi layaknya sebuah kemitraan strategis yang sangat rahasia. Tidak ada antrean, tidak ada publikasi, dan tidak ada catatan publik yang dapat diakses pihak luar. Ini adalah pertukaran nilai yang cepat, profesional, dan senyap," kata Bastian.
Lesca Gadai Premier juga menegaskan komitmennya dalam menjaga keamanan data dan aset nasabah melalui penerapan standar internasional ISO 9001:2015 untuk manajemen mutu layanan dan ISO/IEC 27001:2022 untuk sistem manajemen keamanan informasi.
Menurut perusahaan, standar tersebut menjadi fondasi dalam menjaga keamanan data fisik maupun digital nasabah di setiap tahapan layanan White Glove Service.
Komitmen itu pula yang menjadi salah satu alasan Lesca Gadai Premier dipercaya sebagai mitra finansial bagi kalangan HNWI dan pelaku usaha yang membutuhkan akses pendanaan cepat, aman, serta berorientasi pada privasi.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya