Dark/Light Mode

PNM Buka Jalan Kemandirian Difabel Lewat Pelatihan Vokasi di Brebes

Kamis, 25 Juni 2026 16:55 WIB
Foto: PNM.
Foto: PNM.

RM.id  Rakyat Merdeka - Kesempatan untuk hidup mandiri dan memperoleh pekerjaan yang layak masih menjadi tantangan bagi banyak penyandang disabilitas di Indonesia. Padahal, mereka memiliki potensi yang sama untuk berkembang, berkarya, dan berkontribusi bagi masyarakat.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan tingkat partisipasi kerja penyandang disabilitas masih relatif rendah.

Keterbatasan akses terhadap pelatihan dan kesempatan kerja menjadi salah satu faktor yang menghambat kemandirian ekonomi mereka.

Di tengah tantangan tersebut, berbagai upaya pemberdayaan terus dilakukan untuk membuka akses yang lebih setara.

Semangat inilah yang menjadi landasan penyelenggaraan Program Vokasi Disabilitas yang digelar PT Permodalan Nasional Madani (PNM) bersama Mandiri Taspen di Gedung Islamic Center Brebes.

Baca juga : Bank Mandiri Taspen & PNM Hadirkan Pelatihan Vokasi Untuk Difabel Di Brebes

Program ini menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam memperluas kesempatan bagi kelompok rentan agar memiliki keterampilan yang relevan dan peluang ekonomi yang lebih baik.

Sebanyak 30 peserta dari komunitas difabel di Kabupaten Brebes dan sekitarnya mengikuti pelatihan keterampilan menjahit dengan skema Operator Jahit Sepatu yang difasilitasi oleh Ruang Amal Indonesia.

Selama lima hari, para peserta mendapatkan pembekalan teknis yang disesuaikan dengan kebutuhan industri.

Setelah menyelesaikan pelatihan, peserta juga berkesempatan mengikuti proses penempatan kerja pada perusahaan industri sepatu yang beroperasi di wilayah Brebes.

Program ini sejalan dengan semangat pemberdayaan yang selama ini dijalankan PNM dalam mendampingi masyarakat prasejahtera.

Baca juga : Kemendagri Ajak Daerah Perkuat Inovasi di Tengah Tantangan Fiskal

Jika sebelumnya PNM dikenal melalui berbagai program pemberdayaan perempuan dan pelaku usaha ultra mikro, kali ini upaya tersebut diperluas dengan memberikan akses peningkatan kapasitas bagi penyandang disabilitas agar memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh mandiri.

Bagi para peserta, pelatihan ini bukan sekadar ruang belajar keterampilan, melainkan juga harapan baru untuk masa depan yang lebih baik.

"Selama ini kami sering merasa kesempatan kerja itu terbatas. Melalui pelatihan ini, kami mendapatkan ilmu baru sekaligus kepercayaan diri bahwa kami juga mampu bekerja dan berkarya. Semoga setelah pelatihan ini kami bisa mendapatkan pekerjaan dan membantu keluarga," ujar salah satu peserta Program Vokasi Disabilitas.

Direktur Utama PNM Kindaris mengatakan, pemberdayaan yang berkelanjutan harus menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas yang masih menghadapi berbagai hambatan dalam mengakses dunia kerja.

"Setiap orang memiliki potensi untuk berkembang apabila diberikan kesempatan dan akses yang tepat. Melalui program ini, kami berharap peserta tidak hanya memperoleh keterampilan, tetapi juga memiliki peluang yang lebih besar untuk mandiri, berkarya, dan meningkatkan kualitas hidupnya. Kami percaya pemberdayaan yang inklusif akan menciptakan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat," ujar Kindaris.

Baca juga : Pertamina Patra Niaga Buka Banyak Peluang bagi Difabel untuk Berkarya & Mandiri

Melalui kolaborasi ini, PNM dan Mandiri Taspen berupaya menghadirkan program pemberdayaan yang tidak meninggalkan siapa pun.

Sebab, di balik setiap keterbatasan selalu ada potensi yang dapat tumbuh ketika kesempatan dibuka dan dukungan diberikan.

Program vokasi ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam membantu para peserta melangkah menuju kehidupan yang lebih mandiri, produktif, dan berdaya.

Mengusung tagar #PNMuntukUMKM dan #PNMPemberdayaanUMKM, program ini merupakan kelanjutan dari inisiatif serupa yang tahun lalu mengangkat tema #CariTauLangkahBaru.

Melalui program berkelanjutan ini, PNM berharap dapat memperluas dampak pemberdayaan sekaligus membina masyarakat agar semakin berkembang dan berdaya saing.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.