Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Pengamat UI: Perkuat Kepercayaan Investor
Danantara Rampungkan Laporan Keuangan Seluruh BUMN 2025
Jumat, 3 Juli 2026 06:40 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Seluruh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang berada dalam ekosistem Danantara Indonesia telah merampungkan penyusunan Laporan Keuangan (LK) Tahun Buku 2025. Capaian tersebut dinilai menjadi langkah penting untuk memperkuat tata kelola perusahaan negara sekaligus menjaga kepercayaan investor terhadap pengelolaan BUMN di bawah Danantara.
Danantara menyampaikan, seluruh laporan keuangan BUMN telah selesai per 30 Juni 2026. Saat ini, lembaga pengelola investasi negara tersebut tengah menyusun Laporan Keuangan Konsolidasian 2025 yang masih berada dalam proses audit sebelum dipublikasikan.
Managing Director Stakeholders Management and Communications Danantara Indonesia Rohan Hafas mengatakan, penyelesaian laporan keuangan seluruh BUMN merupakan wujud komitmen terhadap tata kelola yang transparan, akuntabel, dan profesional. Seluruh BUMN dalam ekosistem Danantara Indonesia telah menyelesaikan penyusunan Laporan Keuangan Tahun Buku 2025 tepat waktu.
“Capaian ini menunjukkan komitmen kami terhadap tata kelola yang transparan, akuntabel, dan profesional, sekaligus menjadi fondasi dalam memperkuat transformasi BUMN dan penciptaan nilai jangka panjang bagi perekonomian nasional,” ujar Rohan, dalam keterangan tertulis, Kamis (2/7/2026).
Bersamaan dengan penyampaian laporan keuangan tersebut, Danantara juga memaparkan sejumlah capaian kinerja BUMN sepanjang 2025. Pertamina membukukan laba Rp 24,9 triliun atau naik 80 persen dibanding periode sebelumnya. Pupuk Indonesia mencetak laba Rp 4,8 triliun atau melonjak 202 persen, sementara Pelindo membukukan laba Rp 1,5 triliun atau tumbuh 169 persen.
Di sektor perbankan, BRI meraih laba Rp 21,2 triliun, Bank Mandiri Rp 21,3 triliun, dan BNI Rp7,2 triliun. ADHI Karya juga mencatat lonjakan laba hingga 667 persen menjadi Rp 69 miliar. Sementara Krakatau Steel, Kimia Farma, dan Semen Indonesia berhasil membalikkan kinerja dari rugi menjadi untung melalui restrukturisasi dan transformasi bisnis.
Baca juga : RI Ajak Investor Australia Kerja Sama Ekonomi Hijau
Selain mencatat peningkatan kinerja BUMN, Danantara mulai merealisasikan mandat investasinya melalui sejumlah proyek strategis yang didanai dari dividen BUMN. Di antaranya pengembangan ekosistem Haji dan Umrah Indonesia di Makkah serta proyek Waste-to-Energy (WTE) untuk mendukung pengelolaan sampah berkelanjutan dan transisi menuju ekonomi hijau.
Rohan menegaskan, transformasi yang dilakukan Danantara akan terus diarahkan untuk menciptakan nilai tambah bagi negara.
“Perbaikan kinerja berbagai BUMN menunjukkan bahwa transformasi yang dijalankan berjalan pada arah yang tepat. Danantara Indonesia akan terus mendorong pengelolaan investasi dan aset negara secara profesional agar mampu menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi negara dan masyarakat,” katanya.
Pengamat BUMN dari Universitas Indonesia (UI) Toto Pranoto mengapresiasi rampungnya penyusunan laporan keuangan seluruh BUMN tersebut. Menurutnya, ketepatan waktu penyampaian laporan keuangan merupakan salah satu indikator penting dalam menjaga kredibilitas perusahaan negara, terutama bagi BUMN yang telah berstatus perusahaan terbuka.
“Publik dan investor berharap laporan keuangan BUMN bisa diselesaikan tepat waktu, terutama BUMN yang sudah Tbk. Jadi patut diapresiasi kalau semua BUMN sudah menyelesaikan kewajiban ini,” ujar Toto kepada Rakyat Merdeka, Kamis (2/7/2026).
Meski demikian, ia mengingatkan pekerjaan Danantara belum selesai. Sebagai sovereign wealth fund (SWF), Danantara perlu segera menyelesaikan dan mempublikasikan laporan keuangan konsolidasian agar kepercayaan para pemangku kepentingan tetap terjaga.
Baca juga : RI-ASEAN Berpotensi Jadi Penyeimbang AS Dan China
“Sebagai SWF, Danantara sangat ditunggu publikasi laporan keuangan ini sehingga kepercayaan (trust) stakeholder, terutama investor dan kreditur, bisa dijaga dengan baik,” katanya.
Toto menilai peningkatan laba sejumlah BUMN merupakan perkembangan positif. Menurutnya, capaian tersebut patut diapresiasi sebagai bagian dari proses transformasi yang sedang berjalan. Namun, kinerja itu perlu dilihat secara utuh karena dipengaruhi berbagai faktor. Mulai dari keberhasilan restrukturisasi dan efisiensi hingga kondisi eksternal seperti perubahan geopolitik yang mendorong kenaikan harga komoditas dunia.
Pada BUMN berbasis sumber daya alam, seperti MIND ID dan Pupuk Indonesia, Toto menilai peningkatan laba juga dipengaruhi siklus harga komoditas. Di saat yang sama, upaya restrukturisasi dan efisiensi yang dijalankan perusahaan turut berkontribusi terhadap peningkatan kinerja tersebut.
Sementara itu, untuk BUMN yang berhasil berbalik dari rugi menjadi untung, Toto menilai konsistensi kinerja dalam beberapa tahun ke depan perlu menjadi perhatian. Menurutnya, hal itu akan menunjukkan apakah perbaikan tersebut benar-benar ditopang oleh penguatan fundamental bisnis dan operasional perusahaan.
“Kalau kinerja ini bisa dipertahankan sampai beberapa waktu ke depan, maka dugaan kinerja operasional membaik bisa jadi benar,” ujarnya.
Selain itu, Toto menilai langkah Danantara membiayai belanja modal (capital expenditure/capex) BUMN merupakan kebijakan yang tepat. Namun, ia mengingatkan agar investasi diprioritaskan pada sektor-sektor strategis yang mampu memberikan nilai tambah bagi perekonomian.
Baca juga : Orangtua & Anak Nikmati Suasana Taman Bendera
“Sudah sewajarnya capex BUMN dibiayai Danantara karena setoran dividen ke pemerintah sudah relatif nihil. Yang perlu diperhatikan adalah prioritas capex untuk reinvestasi pada sektor strategis, misalnya pembiayaan pembangunan kilang baru Pertamina,” katanya.
Menurut Toto, ketepatan memilih proyek investasi menjadi kunci agar dana yang dikelola Danantara menghasilkan manfaat optimal.
“Investasi yang tidak tepat sasaran sebaiknya dihindari untuk mengurangi dampak return yang tidak optimal,” tutupnya. [BCG]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya