Dark/Light Mode

Weda Bay Nickel Perkuat Reklamasi-Revegetasi Tambang untuk Restorasi Lingkungan

Sabtu, 18 Juli 2026 14:48 WIB
Foto: PT Weda Bay Nickel.
Foto: PT Weda Bay Nickel.

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Weda Bay Nickel (WBN) terus memperkuat pengelolaan lingkungan melalui pelaksanaan reklamasi dan revegetasi di area bukaan tambang operasional.

Langkah ini menjadi bagian dari pendekatan berkelanjutan perusahaan untuk memastikan setiap tahapan operasional berjalan seiring dengan pemulihan fungsi lingkungan.

WBN menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan berbagai langkah strategis guna meminimalkan dampak kegiatan operasional terhadap lingkungan sekitar.

Berdasarkan laporan reklamasi hingga Maret 2026, WBN telah mereklamasi lahan seluas 223,43 hektare sebagai bagian dari upaya pemulihan fungsi ekologis kawasan tambang.

Area reklamasi tersebut tersebar di sejumlah lokasi operasional, antara lain Kao Rahai, Biri-Biri, dan Tofu.

Sementara itu, kegiatan revegetasi dilakukan secara bertahap sesuai rencana reklamasi yang telah disetujui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan mengacu pada ketentuan yang berlaku.

Baca juga : Menhut Perkuat Tata Kelola untuk Tekan Angka Karhutla

Upaya tersebut didukung oleh fasilitas nursery seluas 2,02 hektare yang digunakan untuk membudidayakan berbagai jenis tanaman sebagai kebutuhan revegetasi di area reklamasi pascatambang.

Proses reklamasi meliputi penataan kembali kontur lahan, penanaman berbagai jenis vegetasi, serta pemantauan pertumbuhan tanaman guna memastikan proses pemulihan berjalan optimal.

Manager Health, Safety, and Environment Weda Bay Nickel, Ronggour Siahaan mengatakan, reklamasi merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari siklus operasional perusahaan.

"Kami menjalankan pengelolaan lingkungan sebagai bagian dari setiap tahapan operasional, mulai dari perencanaan dan pelaksanaan hingga pemantauan serta pemulihan area yang telah selesai ditambang. Berbagai kegiatan yang melibatkan karyawan dan mitra kerja juga turut memperkuat budaya tersebut, sehingga tanggung jawab lingkungan dapat diterapkan secara konsisten dalam aktivitas sehari-hari," ujar Ronggour, Sabtu (18/7/2026). 

Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai inisiatif yang melibatkan karyawan dan mitra kerja. Pada Juni 2026, WBN menanam 1.000 bibit pohon di tiga area operasional, yakni Kao Rahai, Biri-Biri, dan Tofu.

Selain itu, perusahaan juga menggelar kegiatan Clean Up Day di sejumlah kawasan hunian karyawan dan kontraktor.

Baca juga : TikTok Perkuat Transparansi dan Literasi Konten Buatan AI

Dalam kegiatan tersebut, peserta membersihkan lingkungan sekaligus memilah sampah berdasarkan jenisnya sebagai upaya membangun budaya pengelolaan sampah yang lebih bertanggung jawab.

Bersama para kontraktornya, WBN juga menerapkan prinsip reduce, reuse, dan recycle melalui pemanfaatan kembali material yang sudah tidak digunakan sebagai bagian dari penerapan ekonomi sirkular.

Berbagai material, seperti scrap metal dan drum bekas, diolah menjadi produk kreatif dan fungsional, antara lain miniatur alat berat dan furnitur.

Seluruh kegiatan tersebut merupakan bagian dari inisiatif internal bertema "Weda Today, Earth Tomorrow" yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.

"Melalui inisiatif ini, kami menegaskan kembali komitmen untuk menerapkan kepedulian terhadap lingkungan, tidak hanya di area operasional, tetapi juga dalam aktivitas sehari-hari," tuturnya. 

Dia menyatakan, WBN akan terus memperkuat kolaborasi dengan karyawan dan mitra kerja untuk mendukung praktik operasional pertambangan yang lebih bertanggung jawab. "Serta meminimalkan dampaknya terhadap lingkungan sekitar," imbuh Ronggour.

Baca juga : WWF Indonesia Dukung Langkah Menhut Perkuat Ranger di 13 Taman Nasional

PT Weda Bay Nickel merupakan perusahaan pengembang operasi pertambangan terbuka dan pengolahan nikel yang berlokasi di kawasan Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), Pulau Halmahera, Maluku Utara.

Perusahaan mulai beroperasi secara komersial pada 2019 dengan fokus pada pengelolaan sumber daya nikel secara bertanggung jawab.

Dalam menjalankan operasinya, WBN mengedepankan aspek pelestarian lingkungan, keselamatan kerja, serta pemberdayaan masyarakat sekitar sebagai bagian dari komitmen mewujudkan praktik pertambangan yang berkelanjutan dan memberikan manfaat jangka panjang bagi Maluku Utara maupun Indonesia.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.