Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Menhut Perkuat Tata Kelola untuk Tekan Angka Karhutla
Selasa, 14 Juli 2026 18:17 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menargetkan penurunan angka kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui penguatan langkah pencegahan serta pembenahan tata kelola penanganan di lapangan.
Upaya tersebut dilakukan sebagai antisipasi menghadapi musim kemarau yang diproyeksikan datang lebih cepat dan berlangsung lebih lama.
Komitmen tersebut disampaikan Raja Juli Antoni saat memimpin rapat bersama jajaran Direktorat Jenderal Penegakan Hukum (Ditjen Gakkum) Kementerian Kehutanan di Kantor Kementerian Kehutanan.
Baca juga : Pramono Kebut Perbaikan JPO Tendean Yang Rusak Tersangkut Crane
Menurut Raja Juli, berbagai langkah konkret harus dipersiapkan sejak dini agar penanganan karhutla semakin efektif.
Ia menegaskan, target pemerintah bukan hanya merespons kebakaran yang terjadi, tetapi juga menekan jumlah kejadian melalui upaya pencegahan.
“Hal-hal apa yang kita lakukan secara konkret agar kebakaran hutan dan lahan pada tahun ini dan tahun depan bisa kita kendalikan dengan lebih baik, angkanya lebih turun. Idealnya kalau bisa zero karhutla mungkin itu sangat ideal, tapi paling tidak angkanya bisa kita tekan semaksimum mungkin,” ujar Raja Juli.
Baca juga : Filep Dorong Percepatan Pengadaan Reagen EID untuk Bayi di Papua Barat
Selain memperkuat aspek pencegahan, Kementerian Kehutanan juga akan mengevaluasi berbagai instrumen pengendalian karhutla.
Evaluasi tersebut meliputi kebutuhan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), pemantauan Tinggi Muka Air Tanah (TMAT) di wilayah rawan, hingga kesiapan personel dan peralatan di lapangan.
Seluruh kebutuhan tersebut, kata Raja Juli, akan dihitung berdasarkan kondisi dan kebutuhan riil agar penanganan karhutla dapat berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan efisien.
Baca juga : Pengamat: B50 Perkuat Ketahanan Energi dan Tekan Impor BBM
Lebih lanjut, Raja Juli menekankan bahwa pembenahan tidak hanya berfokus pada penanganan kasus kebakaran, tetapi juga diarahkan pada perbaikan regulasi dan tata kelola sebagai solusi jangka panjang.
“Yang saya inginkan adalah perbaikan struktural, jadi bukan hanya kasus. Ada regulasi apa yang perlu diperbaiki, harus apa yang kita lakukan sehingga sifatnya berubah struktural dan long term, sehingga ada sesuatu yang lebih ajeg untuk teman-teman bergerak memperbaiki,” tegasnya.
Menurut Raja Juli, penguatan tata kelola dan langkah pencegahan yang terukur diharapkan mampu membangun sistem pengendalian karhutla yang lebih kuat dan berkelanjutan, sehingga risiko kebakaran hutan dan lahan dapat terus ditekan dari tahun ke tahun.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya