Dark/Light Mode

Legislator Optimis Pertamina Mampu Berperan Besar Di Blok Masela

Senin, 20 Juli 2026 12:07 WIB
Ilustrasi. Kantor Pusat Pertamina. (Dok. Pertamina)
Ilustrasi. Kantor Pusat Pertamina. (Dok. Pertamina)

RM.id  Rakyat Merdeka - Anggota Komisi XII DPR RI Sartono Hutomo optimistis PT Pertamina Hulu Energi (PHE) mampu memainkan peran strategis dalam pengembangan Proyek Strategis Nasional (PSN) Lapangan Abadi Blok Masela di Maluku. Optimisme itu disampaikan menyusul peletakan batu pertama (groundbreaking) proyek tersebut oleh Presiden Prabowo Subianto pekan lalu.

Menurut Sartono, masuknya PHE sebagai pemegang hak partisipasi (participating interest/PI) sebesar 20 persen sejak 2023 menjadi momentum penting untuk mempercepat pengembangan salah satu proyek gas terbesar di Indonesia yang sempat tertunda hampir tiga dekade.

"PHE berpotensi memberi kontribusi besar karena memiliki pengalaman mengelola proyek hulu migas nasional," kata Sartono kepada media, Senin (20/7/2026). 

Ia menegaskan, kehadiran Pertamina di Blok Masela tidak boleh berhenti pada kepemilikan saham semata. Kontribusi perusahaan pelat merah itu harus mampu memberikan nilai tambah yang nyata bagi proyek maupun perekonomian nasional.

Sartono menjelaskan, pada tahap konstruksi, PHE diharapkan mampu meningkatkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), memperluas keterlibatan industri nasional, mendorong transfer teknologi, serta menjaga efisiensi biaya proyek yang memiliki nilai investasi sekitar USD20,94 miliar.

Baca juga : Dubes Talip Kucukcan Peringati 10 Tahun Percobaan Kudeta Di Ankara

Selain itu, ia meyakini PHE memiliki sumber daya manusia yang kompeten untuk mengembangkan aspek teknis, lingkungan, hingga komersial proyek LNG berskala dunia tersebut.

Meski demikian, Sartono mengingatkan bahwa pengembangan Blok Masela juga menghadapi tantangan besar. Proyek ini dituntut memenuhi standar lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) sekaligus tetap kompetitif di pasar LNG global.

"Karena itu, penguatan kolaborasi teknologi dan tata kelola menjadi kunci," tegasnya.

Dengan cadangan gas mencapai 18,54 triliun kaki kubik (TCF) dan kapasitas produksi LNG sebesar 9,5 juta ton per tahun, Sartono berharap Blok Masela mampu memperkuat ketahanan energi nasional, meningkatkan penerimaan negara, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan Indonesia Timur.

"Kita tentu bangga. Namun, kebanggaan itu harus dibuktikan melalui manfaat nyata bagi rakyat, yaitu pasokan gas untuk industri dan kelistrikan dalam negeri, bukan hanya keberhasilan membangun proyek atau meningkatkan ekspor LNG," ujarnya.

Baca juga : Pemerintah Prioritaskan Warga Lokal Bekerja Di Proyek Abadi Masela

Senada, anggota Dewan Energi Nasional (DEN) Satya Widya Yudha menilai keterlibatan PHE membawa dampak positif bagi negara. Selain berpotensi meningkatkan produksi migas nasional, keikutsertaan Pertamina juga dinilai memberikan keuntungan ganda bagi Indonesia melalui pembagian hasil produksi.

"Indonesia mendapat double split, yakni dari bagian negara dan dari PHE. Jadi positif banget ini," kata Satya.

Ia berharap proyek yang sempat tertunda selama hampir 28 tahun tersebut dapat berjalan sesuai rencana hingga mulai berproduksi.

"Ya, kita doakan lancar. Karena memang sudah terlambat lama," ujarnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto meresmikan groundbreaking Proyek Strategis Nasional Lapangan Abadi Blok Masela di Tanimbar, Maluku, Kamis (16/7/2026). Peresmian itu menandai dimulainya fase baru pengembangan proyek setelah kontrak bagi hasil pertama kali ditandatangani pada 1998.

Baca juga : Pakar Nilai Pertamina Rasional Tahan Harga Pertamax

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan proyek LNG Abadi Masela diproyeksikan memberikan penerimaan langsung bagi negara sekitar 37,8 miliar dolar AS, ditambah kontribusi pajak tidak langsung sekitar 6,43 miliar dolar AS.

Dengan nilai investasi sekitar 20,9 miliar dolar AS atau setara Rp352 triliun, proyek tersebut diharapkan menjadi salah satu penggerak utama peningkatan produksi gas nasional sekaligus memperkuat ketahanan energi Indonesia.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.