Dark/Light Mode

Kawal Ketahanan Energi, Komut Pertamina Puji Kinerja Luar Biasa Perwira Zona 4

Rabu, 22 Juli 2026 05:28 WIB
Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Mochamad Iriawan menjalani kunjungan kerja maraton di Region Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel), Selasa (21/7/2026). (Foto : Ist)
Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Mochamad Iriawan menjalani kunjungan kerja maraton di Region Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel), Selasa (21/7/2026). (Foto : Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Komitmen PT Pertamina (Persero) dalam mendukung ketahanan dan kemandirian energi nasional sesuai agenda Asta Cita Pemerintah terus diwujudkan di lapangan.

Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Mochamad Iriawan menjalani kunjungan kerja maraton dari pagi hingga malam pada hari kedua agenda Management Walkthrough (MWT) di Region Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel), Selasa (21/7/2026).

Dalam kunjungannya ke PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 4 Prabumulih, Iriawan meninjau sejumlah fasilitas strategis, mulai dari Integrated Demo Room, operasional Rig PDSI #30.2/D1000-E, hingga Stasiun Pengumpul Gas (SPG) Beringin A. Peninjauan dilakukan untuk memastikan seluruh operasional hulu migas berjalan optimal sekaligus menjaga keberlanjutan pasokan energi nasional.

Baca juga : Optimalkan Layanan Digital, UMKM Kuliner Mama Khas Banjar Tembus Pasar Nasional

Mantan Penjabat Gubernur Jawa Barat itu mengaku bangga melihat dedikasi para Perwira Pertamina yang bekerja di garda terdepan sektor energi. Menurutnya, capaian PHR Zona 4 sepanjang pertengahan 2026 sangat membanggakan, baik dari sisi produksi maupun efisiensi.

"Laporan kinerja yang masuk ke meja saya menunjukkan pencapaian yang luar biasa di pertengahan tahun 2026 ini. Mulai dari keberhasilan pengeboran sumur pengembangan baru lewat metode infill dan step-out, hingga keberhasilan Sumur LBK-031 di akhir Juni lalu yang mencatatkan open flow 2.068 BOPD dan 2,68 MMSCFD," ujar Iriawan.

Ia juga menyoroti potensi produksi Sumur TLJ-261 dan GNK-113 di Lapangan Prabumulih yang mencapai 4.834,8 BOPD. Selain itu, pengeboran Sumur KRG-042 di Struktur Karangan, Field Limau berhasil menghasilkan 777 BOPD hanya dalam 25 hari atau lebih cepat dari target 28 hari, dengan realisasi biaya US$3,18 juta atau 76,15 persen dari AFE SKK Migas.

Baca juga : Distribusi BBM di Sumut Membaik, Pertamina Patra Niaga Pastikan Pasokan Aman

"Ini efisiensi waktu dan biaya yang luar biasa. Hasil ini adalah bukti nyata bahwa Bumi Sriwijaya masih menyimpan potensi besar jika dikelola oleh tangan-tangan yang tepat. Sinergi antara PEP Zona 4 dan Pertamina Drilling pada sumur L5A-309 yang hemat waktu 50 persen adalah contoh konkret bagaimana kita bergerak cepat menyuplai gas nasional tanpa buang-buang waktu dan biaya," tegasnya.

Selain mengevaluasi kinerja produksi, Iriawan memberi perhatian khusus terhadap aspek Health, Safety, Security and Environment (HSSE). Saat mengunjungi Integrated Demo Room, ia meminta fasilitas tersebut terus dikembangkan menjadi pusat edukasi keselamatan kerja yang mengikuti perkembangan teknologi migas dan regulasi terbaru.

Di Rig PDSI #30.2/D1000-E, Iriawan mengapresiasi dedikasi para pekerja sekaligus menekankan pentingnya peningkatan standar keselamatan, kesejahteraan, dan kenyamanan kru di lapangan. Menurutnya, penerapan teknologi seperti Artificial Intelligence (AI) juga harus dimanfaatkan untuk mendukung target produksi migas nasional secara aman dan efisien.

Baca juga : Keamanan Terintegrasi Jadi Kunci Produktivitas & Bisnis Berkelanjutan

Kunjungan kerja ditutup di SPG Beringin A. Di lokasi tersebut, Iriawan memuji kerapian fasilitas dan sistem pengawasan operasional yang telah diterapkan. Ia menginstruksikan manajemen untuk terus menjaga budaya kerja, menerapkan prinsip good housekeeping, serta mengendalikan kualitas teknis gas, termasuk kadar CO2, guna memastikan keandalan produksi gas nasional yang aman, disiplin, dan berkelanjutan

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.