Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Produksi Migas PHE Tembus 935 Ribu BOEPD, Cadangan Baru Terus Bertambah
Rabu, 29 Juli 2026 09:45 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Pertamina Hulu Energi (PHE) mencatat produksi minyak dan gas bumi (migas) sebesar 935 ribu barel setara minyak per hari (MBOEPD) hingga akhir semester I 2026.
Produksi tersebut terdiri atas minyak 459 ribu barel per hari (MBOPD) dan gas 2.756 juta kaki kubik per hari (MMSCFD).
Kinerja tersebut ditopang pelaksanaan program pengembangan dan pemeliharaan sumur yang berjalan sesuai rencana.
Baca juga : Produksi PHE 2025 Tembus 1 Juta BOEPD, Cadangan Migas Bertambah
Sepanjang Januari-Juni 2026, PHE menyelesaikan pengeboran 278 sumur eksploitasi, melaksanakan 601 kegiatan workover, serta 13.870 kegiatan well service untuk menjaga keandalan aset dan mempertahankan tingkat produksi.
Di sisi eksplorasi, PHE juga terus memperkuat upaya pencarian sumber daya migas baru. Hingga Juni 2026, perusahaan telah menyelesaikan pengeboran sembilan sumur eksplorasi, survei seismik dua dimensi sepanjang 189 kilometer, serta survei seismik tiga dimensi seluas 2.848 kilometer persegi.
Dari kegiatan tersebut, PHE mencatat penemuan sumber daya kontingen (2C) sebesar 108 juta barel setara minyak (MMBOE) dan penambahan cadangan terbukti (P1) sebesar 24,9 MMBOE.
Baca juga : Kerry Tetap 15 Tahun Bui, Tapi Uang Pengganti Bertambah Jadi Rp 13,4 T
Corporate Secretary PT Pertamina Hulu Energi, Hermansyah Y Nasroen, mengatakan capaian tersebut menunjukkan konsistensi PHE dalam menjaga keberlanjutan produksi sekaligus memperkuat ketahanan cadangan migas melalui kegiatan eksplorasi.
"Kinerja operasional hingga semester pertama 2026 merupakan hasil komitmen seluruh perwira PHE dalam menjalankan operasi hulu migas secara selamat, andal, efisien, dan berkelanjutan. Kami terus menjaga keseimbangan antara optimalisasi produksi dari aset eksisting dan pengembangan potensi sumber daya baru agar dapat memberikan kontribusi yang optimal terhadap ketahanan energi nasional," ujar Hermansyah.
Ia mengatakan, PHE akan terus mengoptimalkan pengelolaan aset hulu migas melalui percepatan pelaksanaan program pengeboran, penerapan teknologi, serta peningkatan efisiensi operasi agar dapat memberikan nilai tambah yang berkelanjutan bagi perusahaan dan negara.
Baca juga : Produksi Migas PHI Lampaui Target RKAP 2025, Tertinggi dalam 5 Tahun
"Berbagai capaian yang diraih hingga pertengahan tahun ini menjadi fondasi yang baik untuk menyelesaikan program kerja tahun 2026. Kami optimistis dapat mempertahankan kinerja positif melalui eksekusi program yang disiplin, pengelolaan risiko yang baik, serta kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung pencapaian target produksi migas nasional," tambahnya.
Selain menjaga produksi dan memperkuat cadangan, PHE menyatakan akan terus berinvestasi dalam pengelolaan operasi dan bisnis hulu migas sesuai prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).
Perusahaan juga menerapkan kebijakan Zero Tolerance on Bribery melalui Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) yang telah terstandarisasi ISO 37001:2016.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya