Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Direktur PalmCo jadi Mahasiswa Angkatan Pertama S2 Sosial Ekonomi Pertanian ITSI
Rabu, 29 Juli 2026 11:05 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Direktur Hubungan Kelembagaan PTPN IV PalmCo, Arya Sandhiyudha, resmi mendaftarkan diri sebagai mahasiswa angkatan pertama Program Magister (S2) Program Studi Sosial Ekonomi Pertanian Institut Teknologi Sawit Indonesia (ITSI) Tahun Akademik 2026/2027.
Keikutsertaan salah satu direksi Subholding Perkebunan Nusantara tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap penyelenggaraan program pascasarjana perdana di ITSI.
Sebagai bagian dari PTPN Group, ITSI diharapkan semakin memperkuat perannya dalam mencetak sumber daya manusia unggul bagi sektor perkebunan.
"Pengembangan industri perkebunan, khususnya kelapa sawit, kini menghadapi tantangan yang multidimensi, mulai dari aspek teknis agronomi hingga penyelesaian isu sosial dan ekonomi secara komprehensif. Keikutsertaan saya di angkatan pertama ini adalah wujud komitmen continuous learning untuk terus memperluas perspektif, sekaligus bentuk dukungan terhadap eksistensi ITSI sebagai kawah candradimuka SDM perkebunan yang unggul," ujar Arya Sandhiyudha.
Baca juga : PINTU Ajak Mahasiswa HIMAPEN Cermati Peluang Investasi di Era Ekonomi Digital
Menurut Arya, kehadiran program magister yang mengusung identitas "Magister Berbasis Industri Perkebunan dan Keberlanjutan" menjadi ruang akademik yang relevan bagi para profesional, praktisi, maupun pembuat kebijakan untuk memperdalam keilmuan yang sejalan dengan peta jalan industri sawit nasional.
Pembukaan Program Magister (S2) Sosial Ekonomi Pertanian menjadi babak baru bagi ITSI dalam memperluas kiprahnya di bidang pendidikan tinggi berbasis perkebunan.
Rektor ITSI, Dr. Purjianto, SE, MM, menyambut positif antusiasme pendaftar pada angkatan pertama tersebut. Menurutnya, program ini merupakan bagian dari transformasi kampus dalam menjawab kebutuhan sektor pertanian dan perkebunan yang terus berkembang.
"Pembukaan program studi ini merupakan wujud komitmen ITSI dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta menjawab tantangan pembangunan sektor pertanian dan perkebunan yang semakin kompleks dan dinamis. Ini juga menjadi tonggak awal bagi ITSI dalam memperluas peran dan kontribusinya di bidang pendidikan tinggi berbasis perkebunan," kata Purjianto.
Baca juga : UNAS Gelar Talkshow Nasional, Bahas Peran Ilmu Sosial Menuju Indonesia Emas 2045
Lulusan program ini akan memperoleh gelar Magister Pertanian (M.P.). Untuk mendukung kebutuhan kalangan pekerja, aparatur negara, dan profesional, ITSI menerapkan sistem perkuliahan hybrid yang memadukan pembelajaran luring dan daring.
Mahasiswa akan dibimbing oleh tenaga pengajar yang berasal dari kalangan akademisi maupun praktisi industri perkebunan, sehingga proses pembelajaran diharapkan mampu mengintegrasikan teori dengan praktik lapangan.
ITSI juga menyiapkan berbagai fasilitas penunjang di kampus yang berlokasi di Jalan Willem Iskandar, Medan. Fasilitas tersebut meliputi ruang kelas eksekutif, plantation class, perpustakaan, hingga student lounge.
Selain itu, mahasiswa juga akan memperoleh akses terhadap jejaring dunia usaha dan industri, peluang riset, serta program benchmarking ke luar negeri.
Baca juga : Pemerintah Gaspol Ekonomi 8 Persen
Pendaftaran mahasiswa baru Program Magister ITSI Tahun Akademik 2026/2027 masih dibuka bagi lulusan sarjana (S1) dari berbagai disiplin ilmu.
Calon mahasiswa dapat memperoleh informasi dan melakukan pendaftaran secara daring melalui portal resmi PMB ITSI di pmb.itsi.ac.id, atau menghubungi layanan konsultasi melalui nomor 0821-8391-2114.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya