Dark/Light Mode

Prabowo: Kereta Instrumen Ekonomi Rakyat, Harus Layani Kota-kota Kecil

Kamis, 30 Juli 2026 14:49 WIB
Presiden Prabowo Subianto saat meresmikan revitalisasi Stasiun Semarang Tawang, Jawa Tengah, Kamis (30/7/2026). (Foto: YouTube Setpres)
Presiden Prabowo Subianto saat meresmikan revitalisasi Stasiun Semarang Tawang, Jawa Tengah, Kamis (30/7/2026). (Foto: YouTube Setpres)

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Prabowo Subianto menegaskan, kereta api adalah instrumen ekonomi rakyat. Karena itu, harus memberi manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat, termasuk dengan pelayanan di kota-kota kecil

Hal tersebut disampaikan Presiden Prabowo saat meresmikan revitalisasi Stasiun Semarang Tawang, Jawa Tengah, Kamis (30/7/2026).

Prabowo menerangkan, kereta api adalah instrumen logistik yang ekonomis. Kereta api memberi manfaat kepada rakyat banyak, terutama rakyat yang berpenghasilan rendah. “Kereta api adalah instrumen sesungguhnya dari demokratisasi ekonomi," ujar Presiden.

Baca juga : Menteri PU Kebut Infrastruktur Pendukung Sekolah Rakyat Terintegrasi Kupang

Prabowo mengatakan, di banyak negara kereta api diposisikan sebagai public service yang berorientasi pada pelayanan masyarakat. Karena itu, PT Kereta Api Indonesia (KAI) harus mampu menjaga keseimbangan antara modernisasi layanan dengan pemerataan akses transportasi.

“Tidak semata-mata mengejar keuntungan, tetapi harus efisien. Kereta api juga harus melayani kota-kota kecil. Kadang-kadang dilema, ingin kereta api cepat, akhirnya kota-kota kecil tidak terlayani," ucapnya.

Kepala Negara menegaskan, kemajuan teknologi harus selalu diarahkan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, bukan menjadi tujuan akhir pembangunan.

Baca juga : Prabowo Ke Investor Masela: Harus Sama-sama Untung

"Kereta Api Indonesia harus benar-benar berpikir utuh, komprehensif. Kita mengejar modernisasi, kita mengejar teknologi, tapi ingat, teknologi, semua sarana adalah untuk melayani rakyat," tegasnya.

Prabowo juga meminta PT KAI memperbesar investasi di sektor perkeretaapian, termasuk memperkuat keselamatan perjalanan lewat pembangunan pintu perlintasan otomatis di titik-titik rawan kecelakaan. Menurutnya, jaringan kereta api memiliki peran strategis dalam menggerakkan perekonomian nasional, memperkuat konektivitas antardaerah, sekaligus mendukung pengembangan sektor pariwisata. 

Untuk itu, Pemerintah menargetkan pembangunan jaringan Trans Sumatera Railway yang menghubungkan Bakauheni hingga titik paling utara Pulau Sumatera, sebelum dilanjutkan dengan pengembangan Trans Kalimantan Railway. 

Baca juga : Pramono Izinkan ASN DKI Jakarta Antar Anak pada Hari Pertama Sekolah

Presiden menutup sambutannya dengan menegaskan optimismenya atas masa depan Indonesia. "Indonesia negara besar, Indonesia negara kuat, Indonesia negara makmur. Kita buktikan Indonesia menghadapi masa depan dengan optimistis, dengan gembira, dengan semangat tanpa melupakan sejarah," tutup Prabowo.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.