Dark/Light Mode

Prabowo Dan Presiden Jerman Sepakat Tingkatkan Perdagangan

Senin, 15 Juni 2026 21:21 WIB
Foto: Bakom RI
Foto: Bakom RI

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Republik Federal Jerman Frank-Walter Steinmeier sepakat memperkuat hubungan ekonomi kedua negara melalui peningkatan perdagangan dan investasi yang saling menguntungkan.

Dalam pertemuan bilateral di Istana Merdeka, Jakarta, Senin, Prabowo menegaskan komitmen Indonesia dan Jerman untuk terus memperluas kerja sama ekonomi di berbagai sektor strategis.

"Kami sepakat untuk terus meningkatkan volume perdagangan dan investasi yang saling menguntungkan," kata Prabowo dalam pernyataan pers bersama.

Prabowo juga menekankan pentingnya hubungan Indonesia dengan Eropa. Menurut dia, penyelesaian perundingan Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA) akan memberikan manfaat besar bagi dunia usaha di kedua kawasan.

Baca juga : Prabowo Ajak Jerman Perluas Investasi Transisi Energi hingga Kendaraan Listrik

"Saya menekankan pentingnya hubungan Indonesia dan Eropa, dan kami berharap perjanjian Indonesia-European Union CEPA dapat mencapai kesimpulan substantif," ujarnya.

Kepala Negara berharap Jerman terus berperan aktif mendorong proses finalisasi perjanjian tersebut di tingkat internal Uni Eropa.

"Kami berharap Jerman akan terus memainkan peran aktif dalam proses finalisasi perjanjian di internal Eropa sehingga dapat segera memberikan manfaat konkret bagi dunia usaha di kedua kawasan," katanya.

Selain melalui kerja sama perdagangan, hubungan Indonesia dan Jerman juga diperkuat melalui program Competitiveness Industrial Modernization and Trade Acceleration Program (CITA) yang bertujuan meningkatkan daya saing industri dan mempercepat perdagangan.

Baca juga : AS Dan Iran Sepakat Damai, Trump Buka Blokade Selat Hormuz

Prabowo turut mengundang investor Jerman untuk memperluas investasi di Indonesia, terutama pada sektor-sektor prioritas yang tengah dikembangkan pemerintah.

"Indonesia juga mengundang pihak Jerman untuk memperluas investasi di sektor-sektor penting di Indonesia, seperti transisi energi, hilirisasi industri, pengembangan kendaraan listrik, serta industri semikonduktor," ujarnya.

Sementara itu, Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier mengatakan kedua negara memiliki visi yang sama dalam menciptakan kerangka kerja yang lebih kuat bagi perdagangan dan ekonomi.

"Indonesia dan Jerman memiliki keinginan bersama untuk membangun kerangka yang baik bagi perdagangan dan ekonomi. Kami berharap perjanjian Indonesia-Uni Eropa CEPA pada akhirnya dapat ditandatangani," kata Steinmeier.

Baca juga : Amankan Kunjungan Presiden Jerman, Polda Metro Jaya Kerahkan 585 Personel

Menurut Steinmeier, penyelesaian perjanjian perdagangan tersebut diharapkan dapat semakin memperkuat hubungan ekonomi antara Indonesia, Jerman, dan Uni Eropa secara keseluruhan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.