Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Kemenag Terbitkan 40 Buku Digital PAI untuk Siswa PAUD hingga Mahasiswa
- Investasi 6 Perusahaan TPT Berpotensi Ciptakan Hampir 10.000 Lapangan Kerja
- Bos Toyota: Solusi Atasi Krisis Iklim Bisa Dari Lingkungan Sekitar
- Transjakarta Gandeng APKI-PERDOKI, Perkuat Standar Kesehatan Pramudi
- Umuh Muchtar Optimistis Maung Bandung Makin Kuat
BSI Hadirkan 71 Lapak Tersebar di Berbagai Pasar Tradisional Provinsi
Kamis, 6 Agustus 2026 13:36 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk atau BSI didukung Danantara Indonesia menghadirkan 71 Layanan Pasar dan Pengusaha UMKM (Lapak) BSI di berbagai pasar tradisional di Aceh, Medan, Palembang, Jakarta, Bandung, Semarang hingga Makassar.
Melalui Lapak BSI, masyarakat kini tidak perlu datang ke kantor cabang untuk memperoleh berbagai layanan perbankan syariah karena layanan tersebut hadir lebih dekat dengan aktivitas ekonomi sehari-hari.
Direktur Sales & Distribution BSI Anton Sukarna menjelaskan, kehadiran Lapak BSI merupakan bagian dari komitmen perseroan mempercepat inklusi keuangan syariah, khususnya bagi pedagang pasar, pelaku UMKM, dan masyarakat yang selama ini menjadi penggerak utama ekonomi kerakyatan.
“Dengan mendekatkan layanan ke pusat-pusat perdagangan, BSI ingin memastikan semakin banyak masyarakat yang dapat menikmati layanan perbankan syariah secara mudah, cepat, dan nyaman,” katanya dalam keterangan resmi, Kamis (6/8/2026).
Baca juga : BSI Tuntaskan Transformasi IT Perkuat Layanan Digital
Anton mengatakan, inklusi keuangan bukan hanya tentang memperbanyak jumlah layanan, tetapi menghadirkan layanan di lokasi yang benar-benar dekat dengan masyarakat.
"Kami ingin layanan syariah hadir di tempat masyarakat menjalankan aktivitas ekonominya setiap hari,” ujarnya.
Ketika akses semakin dekat, masyarakat akan semakin mudah membuka rekening, melakukan transaksi digital, memperoleh pembiayaan usaha, hingga memanfaatkan berbagai solusi keuangan syariah untuk mengembangkan usahanya karena bisa langsung berkomunikasi dengan tim BSI di lapangan.
“Inilah komitmen BSI dalam memperluas inklusi keuangan syariah," ujarnya.
Baca juga : Bank BSN Borong Penghargaan Layanan Perbankan Syariah
Melalui Lapak BSI, masyarakat dapat mengakses beragam layanan seperti pembukaan rekening, QRIS BSI, pembiayaan KUR Syariah, layanan Bank Emas melalui BYOND by BSI, cicil emas, gadai emas dan konsultasi usaha agar masyarakat memperoleh solusi keuangan yang lebih lengkap tanpa harus meninggalkan aktivitas usahanya di pasar.
Anton menyebut, keberadaan Lapak BSI juga mendorong semakin luasnya penggunaan layanan digital di pasar tradisional.
Hingga Juni 2026, jumlah merchant BSI QRIS telah mencapai 585 ribu merchant di seluruh Indonesia dan terus bertambah seiring meningkatnya kebutuhan transaksi non-tunai yang lebih cepat, aman, dan efisien.
“Digitalisasi tersebut tidak hanya memudahkan pedagang dan pembeli, tetapi juga memperkuat ekosistem usaha dari pemasok hingga konsumen,” katanya.
Baca juga : Lapak BSI Dorong Digitalisasi UMKM di Pasar Tradisional
Ke depan, BSI akan terus memperluas kolaborasi dengan pemerintah daerah, pengelola pasar, dan komunitas UMKM agar semakin banyak masyarakat yang memperoleh akses terhadap layanan keuangan syariah.
Langkah ini merupakan bagian dari komitmen BSI untuk menghadirkan layanan yang inklusif, menjangkau seluruh lapisan masyarakat, serta memperkuat peran perbankan syariah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkeadilan dan berkelanjutan.
Dengan menghadirkan layanan lebih dekat ke pusat aktivitas masyarakat, sambung Anton, BSI menegaskan bahwa inklusi keuangan syariah bukan sekadar memperluas jaringan.
“Inklusi keuangan juga memastikan setiap masyarakat memiliki kesempatan yang sama untuk mengakses layanan keuangan modern, aman, dan sesuai prinsip syariah,” ujar Anton.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya