Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Indonesia dan 7 Negara Kompak Tekan Israel, Dorong Sanksi Atas Permukiman E1
- Andalkan Sayap Macarena, McLaren Incar Hattrick Di Sirkuit Zandvoort
- Hanura Bidik Generasi Muda, Angkat Isu Lapangan Kerja
- Kepala Buperta Buktikan Mampu Jadi Tuan Rumah Perhelatan Pramuka Skala Nasional
- KPK: Calon Mahasiswa Fakultas Kedokteran Unsoed Dimintai Ratusan Juta Rupiah
BKI Perkuat Keselamatan Pelayaran Wisata Lewat Kolaborasi di IYF 2026
Kamis, 13 Agustus 2026 11:59 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) atau BKI memperkuat komitmen terhadap keselamatan dan keberlanjutan industri pelayaran wisata melalui kolaborasi dengan sejumlah perusahaan dan asosiasi perkapalan.
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan sejumlah Nota Kesepahaman (MoU) dalam rangkaian INSA Yacht Festival (IYF) 2026 di Benoa, Bali.
BKI menandatangani MoU dengan Indonesian National Shipowners' Association (INSA), PT Jasaraharja Putera, dan PT Reasuransi Indonesia Utama (Persero).
Baca juga : BKI Bukukan Kinerja Positif 2025, Perkuat Bisnis Bersama Danantara
Kerja sama tersebut mencakup pengembangan industri pelayaran melalui peningkatan keselamatan, kelayakan teknis, serta pengelolaan risiko maritim, khususnya di sektor wisata.
MoU tersebut ditandatangani Direktur Utama BKI R. Benny Susanto, Direktur Utama PT Jasaraharja Putera Abdul Haris, Ketua Umum INSA Carmelita Hartoto, dan Direktur Teknik PT Reasuransi Indonesia Utama (Persero) Delil Khairat.
Direktur Utama BKI R. Benny Susanto mengatakan, penguatan fungsi klasifikasi dan penerapan standar keselamatan perlu dilakukan secara bersama-sama untuk menciptakan ekosistem maritim yang aman dan berkelanjutan.
Baca juga : BKI Perkuat Budaya Integritas Lewat Sosialisasi SMAP di Batam
“Melalui kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan, BKI optimistis bahwa penguatan fungsi klasifikasi dan penerapan standar keselamatan akan memberikan kontribusi nyata dalam menciptakan dunia maritim di sektor pariwisata yang lebih aman, efisien, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai negara maritim yang mampu bersaing di tingkat global,” ujar Benny.
Dalam rangkaian IYF 2026, BKI juga menandatangani MoU dengan PT Tringgading Agung Pratama, PT Wisata Biru Indonesia, dan PT Pelayaran Wisata Laut Varuna Sakti.
Kerja sama tersebut diarahkan untuk mendukung pengembangan industri pelayaran sekaligus meningkatkan keselamatan maritim di sektor wisata.
Baca juga : Danantara Housing Expo 2026: BRI Pimpin Kolaborasi Himbara Perkuat Pembiayaan Perumahan
Melalui kolaborasi lintas pemangku kepentingan tersebut, BKI mendorong penguatan penerapan standar keselamatan pada industri pelayaran wisata.
Upaya ini diharapkan dapat menciptakan kegiatan pelayaran wisata yang lebih aman dan andal, sekaligus mendukung pertumbuhan industri pariwisata maritim secara berkelanjutan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya