Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- 81 Tahun Indonesia Merdeka, Danantara dan BRI Menjangkau Pelosok Negeri
- HUT ke-81 RI, Menkop Tegaskan Komitmen Kemerdekaan Ekonomi Kerakyatan
- Jelang HUT Ke-81 Kemerdekaan RI, Wapres Gibran Hadiri Ziarah Nasional
- Hancurkan Man City 3-0, Arsenal Juara Community Shield 2026
- 8 Ribu Napi Dapat Remisi HUT RI Maksimal 2 Bulan, Agus: Tidak Ada Diskriminasi!
Bantu Keluarga Prasejahtera, BTN-PPATK Bedah 20 Rumah Tak Layak Huni
Sabtu, 15 Agustus 2026 06:35 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN bersama Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) memperbaiki 20 Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bagi keluarga prasejahtera di Lebak (Banten), Cianjur dan Sukabumi, (Jawa Barat), serta Purworejo (Jawa Tengah). Program ini melanjutkan kolaborasi kedua lembaga itu yang telah memperbaiki 15 rumah pada 2025.
Direktur Utama BTN Nixon L.P. Napitupulu mengatakan, program bedah rumah menjadi salah satu upaya membantu masyarakat yang belum mampu memperoleh rumah melalui pembiayaan maupun memperbaiki hunian secara mandiri. Hal ini penting mengingat sekitar satu dari tiga keluarga Indonesia masih tinggal di rumah yang belum memenuhi seluruh kriteria hunian layak.
Apalagi, papar Nixon, belum semua segmen masyarakat mampu mendapatkan rumah melalui Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Terutama masyarakat pada desil 1, 2, 3 dan sebagian desil 4 yang masih memiliki keterbatasan untuk membayar angsuran.
“Karena itu, salah satu solusi yang bisa kami lakukan adalah melalui bedah rumah,” ujar Nixon di Desa Warunggunung, Kabupaten Lebak, Banten, Kamis (13/8/2026).
Program tersebut melanjutkan kolaborasi BTN dan PPATK pada tahun lalu. Dengan tambahan 20 rumah pada 2026, total 35 rumah telah menjadi penerima manfaat selama dua tahun.
Baca juga : BTN dan PPATK Perbaiki 20 Rumah Tidak Layak Huni
Nixon menilai, penanganan rumah tidak layak huni membutuhkan kolaborasi berbagai pihak. Karena itu, BTN dan PPATK berkomitmen menjadikan program bedah rumah sebagai kegiatan tahunan, dengan menyasar daerah yang masih menghadapi persoalan kemiskinan dan kemiskinan ekstrem.
“Apa yang kami lakukan masih bagian kecil. Namun, jika korporasi dan institusi bergerak bersama, ribuan rumah bisa diperbaiki setiap tahun,” katanya.
Program ini menjadi bagian dari transformasi BTN menuju Beyond Mortgage–Membangun Rumah, Membangun Kehidupan. Hingga kini, BTN telah menyalurkan pembiayaan untuk sekitar 6,1 juta rumah di seluruh Indonesia.
Di tempat yang sama, Kepala PPATK Ivan Yustiavandana mengatakan, bedah rumah merupakan bagian dari Gerakan Nasional Anti Pencucian Uang Indonesia yang telah memasuki usia 24 tahun.
“Ke depan, kegiatan seperti ini akan terus kami laksanakan bersama BTN,” ujar Ivan.
Baca juga : Bedah Rumah Ke-6 Di Jambi Akselerasi Kemenimipas
Selain memperbaiki hunian, kolaborasi tersebut akan diperluas melalui literasi keuangan keluarga. Langkah ini diharapkan dapat mendorong terbentuknya perilaku finansial yang sehat dan berkelanjutan dari lingkungan keluarga.
Salah seorang penerima manfaat, Sanatra, mengaku bersyukur rumahnya telah diperbaiki. Sebelumnya, ia bersama keluarga tinggal di rumah yang rusak dan bocor.
“Dulu rumahnya mau roboh, bocor. Mau memperbaiki tidak punya uang. Alhamdulillah sekarang sudah bagus. Kami senang sekali, terima kasih BTN,” ujarnya girang.
Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah turut mengapresiasi program tersebut. Ia mengatakan, tingkat kemiskinan di Kabupaten Lebak masih sekitar 8,03 persen, dengan sekitar 5.000 warga berada dalam kategori kemiskinan ekstrem.
Untuk itu, ia berterima kasih kepada BTN dan PPATK yang telah memberikan perhatian kepada daerah Lebak.
Baca juga : Cepat Boleh, Tepat Harus: Catatan atas Target Balik Nama Sertifikat 10 Hari
“Kabupaten Lebak masih menghadapi persoalan kemiskinan. Karena itu, kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus hadir,” ujar Amir.
Sebagai informasi, penerima manfaat Program RTLH ditentukan melalui koordinasi dengan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman serta Pemerintah Daerah setempat. Proses tersebut mencakup verifikasi kondisi rumah dan kelayakan penerima.
Program bedah rumah BTNP-PATK sekaligus mendukung Program 3 Juta Rumah yang dibesut Pemerintah. Sekaligus memperkuat komitmen BTN untuk tidak hanya membangun rumah, tetapi juga meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat. [IMA]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya