Dark/Light Mode

Saldo Simpeda Capai 74,86 T, Asbanda Dorong Transformasi Jadi Tabungan Digital

Minggu, 23 Agustus 2026 16:50 WIB
Malam Puncak Penarikan Undian Nasional Tabungan Simpeda Periode XXXVII yang berlangsung di Bengkulu. Foto: BPD
Malam Puncak Penarikan Undian Nasional Tabungan Simpeda Periode XXXVII yang berlangsung di Bengkulu. Foto: BPD

RM.id  Rakyat Merdeka - Tabungan Simpeda terus diperkuat untuk menghadapi perubahan perilaku masyarakat di era digital. Hingga Juni 2026, saldo Tabungan Simpeda yang merupakan produk bersama Bank Pembangunan Daerah (BPD) se-Indonesia mencapai sekitar Rp 74,86 triliun.

Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda) Agus H. Widodo mengatakan capaian tersebut tidak semata-mata menunjukkan besarnya dana yang berhasil dihimpun oleh BPD.

Menurutnya, angka tersebut juga mencerminkan tingkat kepercayaan masyarakat kepada BPD yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.

“Rp 75 triliun bukan sekadar angka di neraca. Di belakangnya terdapat kepercayaan masyarakat. Dana tersebut dihimpun dari masyarakat, dikelola secara prudent oleh BPD, kemudian diintermediasikan kembali menjadi pembiayaan bagi masyarakat, UMKM dan dunia usaha untuk menggerakkan ekonomi daerah," ujar Agus dalam keterangan resminya, Sabtu (22/8/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan Agus dalam Malam Puncak Penarikan Undian Nasional Tabungan Simpeda Periode XXXVII yang berlangsung di Bengkulu.

Baca juga : Nasabah Bank Kalbar Bawa Pulang Rp 500 Juta Dari Undian Simpeda 2026

Agus mengatakan tantangan Simpeda ke depan bukan sekadar meningkatkan jumlah rekening dan saldo. Produk tersebut dinilai perlu mengikuti perubahan kebutuhan masyarakat yang semakin mengandalkan layanan digital dalam aktivitas keuangan sehari-hari.

“Simpeda ke depan tidak cukup hanya menjadi tempat menabung. Kami ingin Simpeda semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat semakin modern, semakin digital dan semakin mudah digunakan, tanpa kehilangan kekuatan utamanya, yaitu kedekatan dengan masyarakat daerah," ujarnya.

Transformasi digital tersebut diharapkan tidak hanya memberikan kemudahan kepada nasabah. Penguatan Simpeda juga diharapkan dapat memperkokoh posisinya sebagai salah satu sumber dana ritel yang sehat dan berkelanjutan bagi BPD.

Salah satu keunggulan Simpeda adalah statusnya sebagai produk bersama 27 BPD di seluruh Indonesia. Asbanda menilai jaringan tersebut menjadi kekuatan yang dapat membedakan Simpeda dari produk perbankan lainnya.

"Positioning yang ingin kita bangun sangat jelas: Simpeda berakar kuat di daerah, tetapi terhubung secara nasional. Kekuatan lokal 27 BPD jika semakin kita hubungkan akan menjadi kekuatan finansial nasional yang besar," katanya.

Baca juga : Asbanda Minta BPD Diberi Kesempatan Setara Dalam Program Pemerintah

Untuk mendukung transformasi tersebut, Asbanda akan terus mendorong penguatan inovasi produk, pengalaman digital, ekosistem merchant dan pembayaran, serta peningkatan kualitas layanan.

Pengembangan layanan juga diarahkan agar Simpeda semakin relevan bagi berbagai kelompok masyarakat, termasuk generasi muda yang semakin terbiasa menggunakan layanan keuangan digital.

Malam Puncak Penarikan Undian Nasional Tabungan Simpeda Periode XXXVII di Bengkulu juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan BPD dengan masyarakat. Sekitar 30 ribu masyarakat disebut memadati rangkaian acara malam puncak tersebut.

"BPD lahir dari daerah dan tumbuh bersama daerah. Karena itu, setiap aktivitas BPD sedapat mungkin harus menciptakan manfaat dan ikut menggerakkan ekonomi masyarakat di daerah," ujarnya.

Agus menegaskan, Undian Nasional Simpeda merupakan bentuk apresiasi kepada para nasabah. Namun, menurutnya, hubungan antara BPD dan masyarakat tidak boleh hanya dibangun melalui program hadiah.

Baca juga : Asbanda Dorong Penguatan Likuiditas BPD Untuk Dukung Ekonomi Daerah

"Hadiah terbesar bagi nasabah bukan hanya undian. Hadiah terbesar yang harus diberikan BPD setiap hari adalah kepercayaan, keamanan, kemudahan dan pelayanan yang semakin baik," tegas Agus.

Asbanda optimistis penguatan digitalisasi dan inovasi Simpeda akan semakin memperkuat posisi BPD sebagai bank yang dekat dengan masyarakat. Di saat yang sama, BPD diharapkan terus menjadi salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi di berbagai wilayah Indonesia.

"Dana tumbuh dari masyarakat, dikelola oleh BPD, dan kembali kepada masyarakat untuk membangun daerah. Itulah kekuatan Simpeda. Dari daerah kita tumbuh bersama masyarakat, dan dengan kekuatan 27 BPD kita terhubung untuk membangun Indonesia," imbuhnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.