Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Polda Banten: Terpal-Galon Aqua Bukan Milik Kapal Jurnalis Hilang
- Menhub: 114 Korban Kapal Virgo Transport 8 Ditemukan, 108 Selamat 6 Meninggal
- Guru Besar Trisakti Puji Blusukan Gibran Soal Dampak Karhutla
- Man City Menang di Derby Manchester Meski 10 Pemain
- Aktivis Apresiasi Wapres Gibran Lihat Langsung Dampak Karhutla ke Orangutan
MT Mauhau Pertamina Evakuasi 16 Korban Virgo Transport 8 ke Basarnas
Senin, 14 September 2026 16:49 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Pertamina Patra Niaga melalui kapal tanker MT Mauhau telah menuntaskan misi kemanusiaan dalam membantu penyelamatan korban MV Virgo Transport 8 yang tenggelam di perairan Laut Jawa pada Minggu (13/9).
MT Mauhau tiba di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, pada Senin (14/9) sekitar pukul 06.10 WITA dan menyerahkan 16 korban kepada Basarnas untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Sebanyak 16 korban yang dibawa MT Mauhau terdiri atas 15 orang selamat dan 1 orang meninggal dunia.
Setelah tiba di Pelabuhan Trisakti, seluruh korban diserahterimakan kepada Posko SAR/Basarnas untuk proses penanganan dan evakuasi lanjutan sesuai kondisi masing-masing korban.
Baca juga : Demi Ketahanan Energi, Pertamina Buat Pusat Pengembangan Bioethanol di Lampung
Serah terima korban tersebut menjadi bagian dari rangkaian respons cepat MT Mauhau sejak menerima informasi kondisi darurat hingga membawa para korban menuju titik penanganan di darat.
Sebelumnya, saat berlayar menuju Tuban, MT Mauhau menerima distress signal dari MV Virgo Transport 8 melalui radio VHF.
Nakhoda segera mengarahkan kapal menuju lokasi yang berjarak sekitar 10 NM dan berkoordinasi dengan Basarnas serta pihak terkait untuk mendukung proses SAR.
Sekitar pukul 03.00 LT, awak kapal mendeteksi parachute flare dari para korban dan kemudian berhasil mengevakuasi 16 orang, termasuk nakhoda MV Virgo Transport 8.
Baca juga : Antrean BBM Subsidi Makassar Semakin Landai, 80 Persen SPBU Kondusif
Selama berada di atas kapal, para korban mendapatkan pertolongan awal dan kebutuhan dasar. Satu korban dengan kondisi luka berat kemudian dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 10.16 LT.
VP Corporate Communication PT Pertamina Patra Niaga Kitty Andhora menyampaikan apresiasi kepada Nakhoda dan seluruh awak MT Mauhau yang bergerak cepat membantu proses penyelamatan.
“Begitu menerima informasi kondisi darurat, awak MT Mauhau segera bergerak membantu penyelamatan para korban. Pagi ini, seluruh korban telah kami serahkan kepada Basarnas untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Keselamatan jiwa menjadi prioritas utama dan ini merupakan wujud semangat kemanusiaan insan Pertamina untuk selalu hadir ketika masyarakat membutuhkan bantuan,” ujar Kitty dalam keterangan tertulisnya, Senin, (14/9/2026).
Setelah proses serah terima selesai, MT Mauhau melanjutkan pelayaran menuju Tuban. Kapal berangkat dari OB Banjarmasin pada 14 September pukul 13.30 LT dan dijadwalkan tiba di Tuban pada 15 September 2026 pukul 16.00 LT. Seluruh 21 awak kapal dalam kondisi aman dan sehat.
Baca juga : Pertamina Patra Niaga Tambah SPBU Modular di CPI, Antrean BBM Makassar Landai
Pertamina Patra Niaga terus berkomitmen mendukung keselamatan pelayaran melalui kesiapsiagaan, respons cepat, serta koordinasi dengan Basarnas dan pihak terkait dalam menghadapi situasi darurat.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya