Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
FWD Insurance Catat Kinerja Positif, Premi Naik 30 Persen di Semester I 2026
Sabtu, 26 September 2026 07:38 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT FWD Insurance Indonesia (FWD Insurance), perusahaan asuransi jiwa di Indonesia yang berfokus pada nasabah dengan dukungan teknologi, mencatat kinerja positif pada semester pertama 2026.
Pertumbuhan bisnis tercermin dari pendapatan premi yang meningkat 30 persen, serta perbaikan profitabilitas yang mendorong perusahaan kembali mencatatkan laba pada semester pertama 2026.
Di tengah dinamika pasar pada paruh pertama tahun ini, FWD Insurance berhasil mengukuhkan prestasi positifnya dalam mempertahankan posisi keuangan yang kuat serta menunjukkan komitmennya dalam memberikan solusi perlindungan yang tepat kepada nasabah.
Direktur Utama FWD Insurance Jeffrey Woo mengatakan, semester pertama 2026 memberikan momentum positif bagi FWD Insurance.
Jeffrey menambahkan, pertumbuhan bisnis dan perbaikan profitabilitas yang kami catat mencerminkan kepercayaan nasabah yang terus meningkat terhadap solusi dan layanan yang kami hadirkan.
Pencapaian ini didorong oleh kombinasi strategi distribusi yang kuat, kemitraan yang solid, serta fokus kami dalam memahami dan menjawab kebutuhan perlindungan nasabah yang terus berkembang.
Baca juga : Tertinggi, Volume Angkutan Kontainer KAI Logistik Naik 18 Persen di Agustus 2026
"Sejalan dengan pertumbuhan tersebut, kami tetap berkomitmen memenuhi kebutuhan dan kewajiban kepada nasabah, sekaligus memperkuat fondasi bisnis untuk mendukung pertumbuhan jangka panjang," ujar Jeffrey dalam keterangannya, Sabtu (26/9/2026).
Berdasarkan Laporan Keuangan Bulanan Konvensional pada 30 Juni 2026 (unaudited), FWD Insurance berhasil mencatat pendapatan premi sebesar Rp766 miliar, meningkat 30 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Pertumbuhan tersebut terutama didorong oleh peningkatan produksi bisnis baru, didukung oleh kinerja jalur pemasaran utama FWD Insurance yang mencakup keagenan, bancassurance, dan digital commerce.
Kontribusi dari berbagai jalur distribusi tersebut memungkinkan FWD Insurance menjangkau lebih banyak masyarakat dengan solusi perlindungan yang sesuai dengan kebutuhan mereka, seiring meningkatnya kesadaran akan pentingnya perlindungan dan perencanaan keuangan.
Pertumbuhan bisnis tersebut juga berjalan seiringan dengan perbaikan profitabilitas yang signifikan.
Jeffrey menambahkan, pada semester pertama 2026, FWD Insurance membukukan laba bersih setelah pajak sebesar Rp107,3 miliar, berbalik dari rugi Rp55,6 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Baca juga : Kinerja Moncer, Bank BSN Bukukan Laba Rp721 Miliar Naik 36,72 Persen
Dengan demikian, FWD Insurance mencatat koreksi positif sebesar Rp162,9 miliar secara year-on-year. Di tengah dinamika pasar pada semester pertama 2026,
FWD Insurance tetap menjaga momentum pertumbuhan bisnis sekaligus memenuhi komitmennya dalam memberikan perlindungan kepada nasabah.
Sepanjang periode tersebut, perusahaan membayarkan klaim dan manfaat sebesar Rp246,5 miliar, meningkat 17 persen secara tahunan.
Pembayaran klaim dan manfaat menjadi salah satu wujud komitmen perusahaan untuk mendampingi nasabah dan keluarga mereka pada saat paling membutuhkan, sekaligus memberikan ketenangan dalam menghadapi berbagai ketidakpastian hidup.
Komitmen tersebut juga tercermin dari tingkat solvabilitas (Risk Based Capital/RBC) FWD Insurance yang mencapai 281 persen pada Juni 2026, jauh di atas ketentuan minimum Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebesar 120 persen.
Sementara itu, total ekuitas meningkat 3 persen menjadi Rp2,53 triliun. Sejalan dengan kinerja positif FWD Insurance, FWD Group Holdings Limited (FWD Group atau FWD) mengumumkan hasil kinerja interim untuk enam bulan yang berakhir pada 30 Juni 2026.
Baca juga : UNDIRA Sambut 1.529 Mahasiswa Baru di Semester Ganjil Tahun Akademik 2026-2027
FWD Group juga mempertahankan rasio solvabilitas sebesar 203 persen, setelah penerapan regulasi solvabilitas berbasis nilai ekonomi di Jepang.
Pertumbuhan yang kuat di segmen Expansion Markets – terdiri dari Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, dan Vietnam, berhasil dicapai meskipun terdapat ketidakpastian ekonomi makro di beberapa negara dalam segmen tersebut.
"Kinerja semester pertama tahun ini menjadi momentum bagi FWD Insurance untuk terus berkembang dan menghadirkan solusi perlindungan yang berfokus pada nasabah dengan dukungan teknologi," kata Jeffrey.
Pencapaian ini merupakan hasil dari dedikasi dan kerja keras seluruh karyawan serta tenaga pemasar, yang didukung oleh komitmen pemegang saham, kolaborasi mitra bisnis, dan kepercayaan yang diberikan oleh nasabah.
Ke depan, FWD Insurance berkomitmen untuk terus meningkatkan pengalaman nasabah melalui layanan yang didukung teknologi digital, memperkuat kemitraan distribusi, serta mendorong pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.
"Seluruh upaya ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk mewujudkan visi mengubah cara pandang masyarakat tentang asuransi,” pungkas Jeffrey.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya