Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Polri Dinilai Jadi Pilar Pemerintahan Prabowo-Gibran Tangani Karhutla
- Saddil Ramdani Dipinjamkan Persib ke Persebaya
- Pramono Ingin Turunkan Hujan Di Jakarta Untuk Hilangkan Abu Vulkanik
- Ahli ITB Ingatkan Bahaya Abu Vulkanik Anak Krakatau Bagi Kualitas Air Dan Tanah
- El Nino Dan Erupsi Gunung, Prabowo Salurkan Bantuan Beras Hingga Akhir Tahun
Kinerja Semester I-2026
VENTENY Raup Pendapatan Rp 105,8 M, Bisnis Pembiayaan Menguat
Selasa, 8 September 2026 19:07 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT VENTENY Fortuna International Tbk (VTNY) mencatat pendapatan bersih sebesar Rp105,8 miliar pada Semester I-2026 atau tumbuh 1,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Kinerja tersebut disampaikan dalam Public Expose Live 2026 yang digelar dalam rangka memperingati 49 tahun diaktifkannya kembali Pasar Modal Indonesia, Selasa (8/9/2026).
Group CFO VENTENY Kaleb Solaiman mengatakan, Perseroan tidak hanya berfokus pada pertumbuhan pendapatan, tetapi juga memperkuat fundamental bisnis dan menjaga kualitas portofolio.
"Kami melihat Semester I-2026 bukan hanya dari pencapaian revenue, tetapi juga dari bagaimana kami terus memperkuat fundamental bisnis VENTENY," ujar Kaleb.
Baca juga : Pendapatan Bisnis Digital Telkomsel Tembus Rp 40,8 T
Berdasarkan segmen usaha, B2B Financial Services menjadi kontributor terbesar dengan pendapatan Rp 60,9 miliar atau 57,5 persen dari total pendapatan.
Pendapatan dari segmen tersebut tumbuh 8,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, didorong kebutuhan pembiayaan pelaku usaha, terutama usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta korporasi.
VENTENY memanfaatkan teknologi dan jaringan ekosistem untuk memperluas akses pembiayaan produktif bagi pelaku usaha.
Sementara itu, segmen B2B2E melalui VENTENY Employee Super App menyumbang pendapatan Rp 44,9 miliar atau 42,5 persen dari total pendapatan Perseroan.
Baca juga : IIF Perluas Bisnis Pembiayaan dan Advisory di Semester I 2026
Kaleb mengatakan kedua segmen tersebut memiliki karakter bisnis yang berbeda, namun dirancang untuk saling melengkapi. B2B Financial Services berfokus pada kebutuhan pembiayaan produktif, sedangkan Employee Super App memperkuat hubungan Perseroan dengan perusahaan dan karyawan.
Memasuki Semester II-2026, VENTENY menyiapkan sejumlah strategi yang mencakup penguatan bisnis inti, perluasan ekosistem, dan peningkatan monetisasi.
Perseroan juga terus mendorong inovasi produk berbasis teknologi, terutama produk yang berpotensi memberikan margin lebih tinggi.
Di sisi lain, manajemen risiko kredit diperketat untuk menjaga kualitas portofolio sekaligus mengantisipasi risiko gagal bayar.
Baca juga : Purbaya Beberkan Kinerja APBN Semester I-2026, Pendapatan Negara Menguat
VENTENY juga akan memperkuat kemitraan strategis, memperluas jaringan penyaluran, serta mencari dukungan pendanaan dari berbagai mitra, termasuk mitra lokal.
"Kami ingin memastikan bahwa setiap strategi yang dilakukan tidak hanya menghasilkan pertumbuhan jangka pendek, tetapi juga membangun recurring value dan memperkuat posisi VENTENY dalam jangka panjang," kata Kaleb.
Dengan strategi tersebut, Perseroan menargetkan pertumbuhan bisnis yang dapat diperluas secara berkelanjutan dengan tetap menjaga profitabilitas dan kualitas bisnis.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya