Dark/Light Mode

PPKS-BPDP Kenalkan Sawit dari Riset hingga Produk kepada Pelajar SMP

Kamis, 1 Oktober 2026 17:58 WIB
Pelajar SMP Negeri 2 Medan dan MTs Al Ittihadiyah mengikuti edukasi sawit di PPKS, Medan, 19–20 Agustus 2026, dari riset hingga produk turunannya.
Pelajar SMP Negeri 2 Medan dan MTs Al Ittihadiyah mengikuti edukasi sawit di PPKS, Medan, 19–20 Agustus 2026, dari riset hingga produk turunannya.

RM.id  Rakyat Merdeka - Kelapa sawit tidak hanya dikenal sebagai tanaman penghasil minyak. Melalui kunjungan ke Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS), para pelajar SMP diajak mengenal lebih jauh sawit dari sisi riset, teknologi, inovasi hingga berbagai produk turunannya yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Program Edukasi Generasi Muda (Pelajar) untuk Promosi Sawit Baik yang digelar PT Riset Perkebunan Nusantara (PT RPN) melalui PPKS bersama Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) pada 19-20 Agustus 2026 di Medan.

Peserta berasal dari SMP Negeri 2 Medan dan MTs Al Ittihadiyah PKL Masyhur Medan. Mereka mengikuti pembelajaran interaktif melalui pemaparan materi, kunjungan lapangan, demonstrasi, diskusi dan kuis.

Salah satu materi utama disampaikan Atika Afriani, M.Si. melalui sesi “Mengenal Kelapa Sawit”. Para siswa diperkenalkan dengan tanaman kelapa sawit, bagian-bagiannya, lingkungan tumbuh, proses pembentukan buah, hingga tahapan panen dan pengolahan.

Baca juga : BPDP Luncurkan Plantationpreneurs Festival 2026, Buka Peluang Bisnis Mahasiswa

Dalam sesi tersebut, siswa juga diajak memahami bahwa buah kelapa sawit tidak berhenti pada tandan yang dipanen. Komoditas ini dapat diolah menjadi minyak dan berbagai produk turunan yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Pengalaman belajar kemudian dilanjutkan dengan kunjungan ke Oil Palm Education Center (OPEC), Galeri Riset PPKS dan Laboratorium Pelayanan PPKS.

Di OPEC, para siswa diperkenalkan dengan berbagai produk turunan berbasis sawit. Sementara di Galeri Riset PPKS, mereka melihat perkembangan penelitian, varietas unggul, inovasi serta teknologi yang dikembangkan untuk mendukung perkebunan dan industri kelapa sawit.

Di Laboratorium Pelayanan PPKS, siswa melihat langsung fasilitas analisis dan pengujian mutu kelapa sawit serta menyaksikan demonstrasi pengujian sampel.

Baca juga : Pemkot Salatiga-BPDP Dorong UKMK Naik Kelas Lewat Hilirisasi Perkebunan

Pengalaman tersebut memberikan gambaran bahwa pengembangan kelapa sawit tidak hanya berlangsung di kebun, tetapi juga melibatkan ilmu pengetahuan, laboratorium, teknologi dan penelitian.

Program edukasi ini juga diarahkan untuk membangun pemahaman pelajar yang objektif dan berbasis pengetahuan. Hal ini dinilai penting karena informasi mengenai kelapa sawit semakin mudah ditemukan di ruang digital dengan beragam sudut pandang.

Melalui pembelajaran berbasis riset dan pengalaman langsung, siswa diharapkan memiliki bekal untuk memahami isu kelapa sawit secara lebih utuh serta mampu membedakan informasi yang dapat dipertanggungjawabkan.

Dukungan BPDP dalam program tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas edukasi publik mengenai kelapa sawit, khususnya kepada generasi muda.

Baca juga : BPDP Kenalkan Potensi Produk Turunan Kakao di Bali Interfood Expo 2026

Bagi PPKS, pengenalan sawit sejak bangku SMP bukan sekadar memperkenalkan tanaman perkebunan. Kegiatan ini juga membuka wawasan bahwa sawit berkaitan dengan berbagai bidang, mulai dari penelitian, teknologi, pengolahan hasil, inovasi hingga kewirausahaan.

Melalui program tersebut, PPKS dan BPDP berharap generasi muda tidak hanya mengenal sawit sebagai komoditas perkebunan, tetapi juga memahami kontribusi, potensi serta perkembangan teknologi di baliknya.

Dengan demikian, literasi sawit di kalangan generasi muda diharapkan tumbuh dari pengalaman dan pengetahuan. Bekal tersebut dapat membantu mereka memahami salah satu komoditas strategis Indonesia secara lebih objektif.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.