Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Jasa Marga Ajak 37 Calon Pemimpin BUMN Pelajari Langsung Bisnis Jalan Tol
Sabtu, 10 Oktober 2026 05:58 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Jasa Marga (Persero) Tbk mengajak 37 peserta Program Presiden untuk Pemimpin Masa Depan (P3MD) Danantara Indonesia mempelajari langsung pengelolaan bisnis dan pelayanan jalan tol.
Kegiatan ini memberikan pengalaman lapangan kepada para calon pemimpin BUMN untuk memahami operasional, pemanfaatan teknologi, hingga penanganan lalu lintas.
Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono mengatakan, pengelolaan jalan tol memiliki peran strategis dalam menjaga kelancaran mobilitas masyarakat dan mendukung pergerakan ekonomi nasional.
Karena itu, pekerjaan di BUMN infrastruktur transportasi harus berorientasi pada pelayanan publik.
“Jasa Marga tidak hanya membangun infrastruktur fisik, namun juga mengelola lalu lintas sebagai nadi perekonomian bangsa. Karena itu, setiap pekerjaan yang dilakukan Roadster Jasa Marga dimaknai sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat,” kata Rivan dalam kegiatan bertajuk Jasa Marga Business & Service Immersion: Understanding the Business, Experiencing the Service tersebut berlangsung di Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC), Jatiasih, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (7/10/2026).
Menurutnya, calon pemimpin BUMN juga perlu memiliki komitmen untuk memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat. Setiap keputusan dan langkah yang diambil harus memberikan manfaat bagi peningkatan kualitas pelayanan publik.
Baca juga : Komisi III DPR Minta Masukan Soal Arbitrase Asing
Rivan menjelaskan, kegiatan business immersion merupakan bagian dari rangkaian pembelajaran P3MD selama sembilan bulan.
Melalui kegiatan ini, peserta dapat melihat langsung pemanfaatan data operasional, teknologi, dan digitalisasi untuk meningkatkan pelayanan pengguna jalan, mendukung penegakan hukum, serta menjadi dasar penyusunan rekayasa lalu lintas.
Rivan berharap, kegiatan interaktif tersebut dapat memperluas wawasan bisnis dan memberikan pelajaran kepemimpinan bagi peserta P3MD.
Ia juga membuka kesempatan bagi peserta untuk menyampaikan gagasan inovatif yang dapat dikembangkan bersama Jasa Marga.
“Semoga pengalaman ini dapat menjadi bekal bagi mereka untuk menjadi pemimpin BUMN yang adaptif, dekat dengan kebutuhan masyarakat, dan mampu memberikan kontribusi nyata,” ujarnya.
VP Operational Learning & Design PT Danantara Asset Management (DAM), Dumoli HM Sirait mengungkapkan, kegiatan tersebut dirancang untuk memberikan pemahaman praktis mengenai pengelolaan bisnis BUMN sekaligus mendukung penyusunan Action Learning Project (ALP) para peserta.
Baca juga : BUMN Makin Sehat, Siap Jadi Lokomotif Baru Pertumbuhan
“Pengalaman lapangan ini menjadi referensi penting bagi peserta, yang didampingi oleh SBM ITB, untuk menyusun Action Learning Project yang aplikatif dan memberikan dampak positif bagi pengembangan BUMN,” sambung Dumoli.
Dalam kegiatan ini, peserta mengikuti empat stasiun pembelajaran. Pertama, Core Operations untuk memahami proses bisnis utama.
Kedua, Technology & Digital untuk mempelajari otomatisasi sistem dan pemanfaatan data. Ketiga, Quality, Risk & Safety untuk mendalami keandalan layanan dan manajemen risiko. Keempat, Customer/Distribution untuk memahami bagaimana layanan diberikan kepada masyarakat.
Peserta juga meninjau langsung JMTC sebagai pusat pemantauan dan koordinasi operasional jalan tol. Di fasilitas ini, mereka melihat bagaimana Jasa Marga memantau kondisi lalu lintas, mendeteksi potensi gangguan, mengidentifikasi insiden, dan mengoordinasikan penanganan secara real-time melalui teknologi dan sistem informasi terintegrasi.
Kunjungan dilanjutkan dengan pengenalan kendaraan operasional milik PT Jasa Marga Tollroad Operator (JMTO), meliputi Mobile Customer Service (MCS), ambulans, kendaraan derek, dan rescue. Peserta juga melihat armada pemeliharaan jalan tol milik PT Jasamarga Tollroad Maintenance (JMTM).
Tak hanya mendapatkan pemaparan dan melihat fasilitas operasional, peserta juga diajak menganalisis studi kasus melalui diskusi kelompok. Mereka membahas skenario pengelolaan lalu lintas saat puncak arus mudik dan upaya mengurai kepadatan di area istirahat atau rest area.
Baca juga : Sinergi BUMN: BTN Kucurkan Rp 3 Triliun Perkuat Bisnis Pangan ID FOOD
Hasil analisis kemudian dipresentasikan untuk mendapatkan masukan langsung dari manajemen Jasa Marga. Melalui kegiatan ini, Jasa Marga berupaya mendukung pengembangan talenta muda BUMN agar memiliki kemampuan kepemimpinan yang adaptif dan inovatif.
Kolaborasi dengan Danantara Indonesia tersebut juga menjadi bagian dari dukungan perusahaan terhadap Asta Cita keempat pemerintah, yakni memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM).
Jasa Marga berharap pembelajaran langsung ini dapat memperkenalkan praktik pengelolaan bisnis dan pelayanan jalan tol yang mengintegrasikan operasional, teknologi, manajemen risiko, serta kebutuhan pengguna jalan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya