Dark/Light Mode

Event Economic Calculator Disiapkan untuk Mengukur Kontribusi Industri Event

Senin, 12 Oktober 2026 19:45 WIB
Event Economic Calculator Disiapkan untuk Mengukur Kontribusi Industri Event

RM.id  Rakyat Merdeka - Industri event Indonesia menyiapkan Event Economic Calculator untuk mengukur kontribusi penyelenggaraan event terhadap perekonomian nasional secara lebih akurat.

Instrumen ini akan menjadi dasar penyusunan white paper berbasis data dan analisis yang dapat dipertanggungjawabkan, sekaligus mendorong profesionalitas dan standardisasi industri event.

Harryadin Mahardika, yang mewakili inisiatif Event Economic Calculator dalam Indonesia Event Management Summit (IVES) 2026, menjelaskan bahwa instrumen tersebut dikembangkan untuk menjawab kebutuhan industri terhadap data yang secara khusus mengukur kontribusi kegiatan event.

“Tujuan Event Economic Calculator adalah agar kita bisa mendapatkan data yang objektif dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Harryadin.

Menurut dia, data ekonomi dari berbagai institusi, seperti Badan Pusat Statistik (BPS), pemerintah daerah, dan kementerian, belum selalu mengukur aspek industri event secara langsung dan spesifik.

Sebagian data yang tersedia merupakan data turunan yang belum tentu dirancang untuk menjawab kebutuhan pengukuran industri tersebut.

Baca juga : PSI: Diaspora Makin Leluasa Berkontribusi untuk Indonesia

Karena itu, Event Economic Calculator dikembangkan sebagai landasan penyusunan white paper yang didukung data dan analisis akurat.

Melalui pendekatan ini, pengukuran diharapkan tidak lagi hanya mengandalkan proksi atau estimasi, tetapi dapat menghasilkan angka agregat yang menggambarkan kontribusi industri event terhadap perekonomian Indonesia.

“Namun, untuk menghasilkan white paper yang memiliki dasar data dan analisis akurat, kita terlebih dahulu membangun sebuah kalkulator untuk industri event di Indonesia,” jelas Harryadin.

Dalam pelaksanaannya, pengumpulan data direncanakan mencakup event yang diselenggarakan oleh anggota asosiasi terkait.

Proses pengukuran akan menggunakan metodologi penelitian yang diawasi komite dan dilengkapi pemeriksaan silang untuk menjaga validitas data.

Harryadin menambahkan, mekanisme pengawasan diperlukan untuk mencegah penggelembungan angka maupun penyalahgunaan data.

Baca juga : Hampir 70 Tahun Bersama Indonesia, Kontribusi Astra Sentuh 16 Juta Orang

Dengan demikian, hasil pengukuran diharapkan lebih objektif dan dapat mewakili kondisi industri secara keseluruhan.

“Proses pengisian data juga akan diawasi dan melalui pemeriksaan silang (cross-check) untuk memastikan tidak ada angka yang digelembungkan atau disalahgunakan,” ujarnya.

Karakter industri event yang kolaboratif juga menjadi salah satu faktor pendukung pengembangan instrumen tersebut.

Menurut Harryadin, keterbukaan anggota asosiasi untuk berbagi data memungkinkan keterkaitan antara satu kegiatan dan kegiatan lainnya dianalisis, sehingga kontribusi industri dapat dihitung secara lebih menyeluruh.

“Namun, industri event memiliki karakter yang unik karena sangat kolaboratif. Oleh sebab itu, data justru perlu dibagikan dan ditunjukkan agar kita bisa melihat keterkaitan antara satu kegiatan dan kegiatan lainnya,” kata Harryadin.

Ketua Umum Backstagers Indonesia, Andro Rohmana Putra, turut mendorong pengukuran dampak ekonomi sebagai bagian dari agenda IVES 2026.

Baca juga : HUT ke-81 RI, JAI Tegaskan Semangat Kemerdekaan Lewat Kontribusi Nyata

Menurut dia, industri event perlu menunjukkan kontribusinya melalui data yang terukur, sejalan dengan kebutuhan untuk meningkatkan profesionalitas dan standardisasi.

Dukungan juga disampaikan Ifan, Kepala Bidang Industri Pariwisata Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta.

Ia menilai, Event Economic Calculator akan membantu pemerintah daerah dalam memahami dampak penyelenggaraan event.

"Saya senang sekali, Pak. Karena biasanya Pak Gubernur itu ketika ada event besar jam 05:00 WA ke Pak Kadis, Pak Kadis langsung tanya ke saya," tuturnya.

Penerapan Event Economic Calculator juga mendapat apresiasi dari pihak Grand Sahid Jaya melalui Herman Courbois. Hotel tersebut berencana menggunakan instrumen ini untuk sejumlah event mendatang.

Inisiatif ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun basis data yang lebih terukur mengenai kontribusi industri event, sekaligus mendukung pengembangan industri event Indonesia yang lebih profesional dan berkelanjutan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.