Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Pertamina Buka Akses Digital bagi Anak Disabilitas Netra di MotoGP Mandalika
- Kinerja Melesat, Bank Mandiri Buyback Saham Dan Tebar Dividen
- Mbappe Brace, Real Madrid Hajar RB Leipzig
- Jakmania Dilarang Hadiri 6 Laga Tandang, PSSI Sanksi Persija-Persita
- Madura United Vs Persib Bandung, Jadwal Padat Jadi Kendala
PT Djarum Renovasi 12 Rumah di Pati, Kucurkan Bantuan Rp 840 Juta
Kamis, 22 Oktober 2026 19:36 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Sebanyak 12 keluarga di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, kini dapat menempati rumah yang lebih layak setelah PT Djarum merampungkan renovasi dan pembangunan ulang hunian mereka melalui program Rumah Sederhana Layak Huni (RSLH).
Program dengan nilai bantuan tak kurang dari Rp 840 juta itu menyasar tujuh rumah di Desa Purwosari, Kecamatan Tlogowungu, dan lima rumah di Desa Cengkalsewu, Kecamatan Sukolilo. Setiap rumah menerima bantuan senilai sekitar Rp 70 juta.
Serah terima manfaat program tersebut berlangsung di Pendopo Kabupaten Pati, Rabu (21/10/2026).
Acara dihadiri Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati Risma Ardhi Chandra, General Manager Community Development PT Djarum Achmad Budiharto, perwakilan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Pati, serta perwakilan kecamatan dan desa penerima manfaat.
Salah satu penerima bantuan, Syaiful Anam, warga Desa Cengkalsewu, Kecamatan Sukolilo, mengaku bersyukur rumahnya kini jauh lebih nyaman.
Penjahit yang tinggal bersama istri dan seorang anaknya itu sebelumnya bertahun-tahun menempati rumah dengan atap bocor, lantai tanah, dan dinding dari anyaman bambu.
"Alhamdulillah saya sangat bersyukur. Ketika pertama kali mendapat kabar rumah kami mau direnovasi, saya sudah sangat senang. Sampai akhirnya selesai, pastinya makin senang. Sebelum ini kondisi rumahnya kalau hujan ya bocor. Tembok rumah saya itu masih dari gedek (anyaman bambu), lantainya masih tanah. Kalau lagi panas ya sumuk (gerah), kalau hujan itu bocor. Kadang-kadang ada ular masuk lewat belakang," ungkap Anam.
Baca juga : Bansos Sementara, Berdaya Selamanya
Setelah direnovasi, rumahnya kini memiliki lantai keramik, dinding bata, dan atap yang lebih baik.
Perubahan tersebut membuat keluarganya dapat beristirahat dengan lebih nyaman, terutama anaknya yang sebelumnya kerap kesulitan tidur pada siang hari karena suhu rumah yang panas.
"Dulu anak saya kalau siang jarang tidur karena panas. Tapi sekarang lantainya sudah keramik, dindingnya sudah bataan, atapnya sudah bagus. Sekarang sudah nyaman, anak bisa tidur tenang, lebih enak, lebih layaklah untuk keluarga. Sudah permanen. Terima kasih PT Djarum. Semoga program ini terus berjalan sehingga semakin banyak keluarga yang membutuhkan bisa merasakan manfaatnya," imbuhnya.
Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra mengapresiasi kontribusi PT Djarum dalam membantu masyarakat melalui program RSLH.
Ia berharap, inisiatif tersebut dapat berlanjut dan mendorong lebih banyak pihak untuk terlibat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Menurut Risma, kolaborasi antara pemerintah daerah, perusahaan, dan pemangku kepentingan lainnya menjadi kunci untuk memperluas jangkauan program sosial, terutama bagi keluarga yang membutuhkan hunian layak.
"Kami dari Pemerintah Kabupaten Pati tentu mengapresiasi dan berterima kasih kepada PT Djarum atas kepeduliannya kepada masyarakat Pati melalui program Rumah Sederhana Layak Huni. Bantuan ini merupakan suatu anugerah yang sangat berarti bagi para penerima manfaat. PT Djarum sudah berkontribusi besar pada masyarakat Pati," ujar Risma.
Baca juga : DPR Yakin Bantuan Sosial Akan Lebih Tepat Sasaran
Ia menyampaikan terima kasih kepada PT Djarum atas nama masyarakat penerima bantuan.
Risma juga berharap, kerja sama tersebut tidak terbatas pada program RSLH, tetapi dapat diperluas ke bidang lain serta menjadi contoh bagi pihak lain untuk turut membantu masyarakat yang membutuhkan.
General Manager Community Development PT Djarum Achmad Budiharto mengatakan, renovasi dan pembangunan ulang rumah dilakukan dengan mempertimbangkan jumlah penghuni.
Penyesuaian ukuran dan tata ruang, mulai dari kamar tidur, dapur, hingga fasilitas sanitasi, dilakukan agar rumah menjadi lebih aman, nyaman, dan sehat.
"Bagaimanapun juga, rumah merupakan salah satu dari tiga pilar kebutuhan hidup pokok manusia. Kami merasa mereka (penerima manfaat) perlu diberikan tempat yang layak. Karena hal itu berpengaruh terhadap produktivitas, terutama untuk keluarga-keluarga yang masih punya anak kecil. Jadi kami berharap kalau rumahnya sudah dibenahi, kehidupan mereka bisa lebih sejahtera," katanya.
Budiharto menjelaskan, pelaksanaan program RSLH melibatkan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah hingga masyarakat sekitar.
PT Djarum memberikan bantuan secara menyeluruh selama proses pembangunan maupun renovasi sehingga penerima manfaat tidak perlu menanggung biaya pembangunan.
Baca juga : Koperasi Desa Disiapkan Untuk Salurkan Bansos
Warga sekitar juga dilibatkan untuk memperkuat semangat gotong royong. Ia berharap program tersebut dapat menginspirasi perusahaan lain untuk turut berkontribusi dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Menurutnya, keterlibatan dunia usaha diperlukan agar masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan dapat tumbuh dan berkembang bersama.
"Kami juga berharap apa yang kami lakukan ini bisa menjadi satu trigger buat perusahaan-perusahaan lain untuk ikut membantu masyarakat. Karena program ini merupakan salah satu komitmen perusahaan, kami ingin masyarakat sekitar menjadi tumbuh, maju, dan berkembang bersama-sama. Mungkin ini kontribusi kecil kami buat Indonesia, tapi kalau dilakukan secara konsisten, semoga bisa membantu kehidupan masyarakat lebih meningkat sesuai tagline kami, 'Tumbuh Bersama Indonesia'," ucapnya.
Program RSLH merupakan bagian dari komitmen sosial PT Djarum untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah memperoleh hunian yang layak sekaligus meningkatkan kualitas hidup keluarga penerima manfaat.
Sepanjang 2026, PT Djarum menargetkan pembangunan dan renovasi 492 rumah melalui program tersebut di sejumlah wilayah, yakni Kudus, Brebes, Wonogiri, Rembang, Pati, Kabupaten Semarang, dan Temanggung.
Sebelum serah terima 12 rumah di Pati, program RSLH telah menyelesaikan pembangunan dan renovasi 292 rumah di Kudus, 10 rumah di Brebes, 12 rumah di Salatiga, serta 10 rumah di Wonogiri.
Program RSLH telah berjalan sejak 2022. Hingga akhir 2025, program ini telah merampungkan renovasi 626 rumah di sejumlah wilayah di Jawa Tengah, meliputi Kudus, Rembang, Grobogan, Demak, Blora, Pemalang, Temanggung, Banjarnegara, dan Purbalingga.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya