Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Cegah Bocor, Pemerintah Gaet BPH Migas & PEM Akamigas
Kawal BBM Subsidi, 3.679 SPBU Diawasi
Selasa, 27 Oktober 2026 06:30 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah memperkuat pengawasan penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi dan BBM penugasan melalui Program Pengawal Energi 2026. Program ini ditargetkan menjangkau 3.679 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di seluruh Indonesia.
Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung mengatakan, Program Pengawal Energi diharapkan dapat mencegah kebocoran distribusi, memastikan subsidi tepat sasaran, serta menjaga pasokan energi bagi masyarakat.
“Tidak hanya memperkuat pengawasan distribusi BBM, program ini juga menjadi sarana untuk meningkatkan kompetensi talenta muda melalui pengalaman langsung di lapangan,” ujar Yuliot pada Malam Puncak Penghargaan Energi Subroto 2026, sekaligus peluncuran Program Pengawal Energi 2026 di Jakarta, Jumat (23/10/2026).
Dengan begitu, kata dia, tata kelola subsidi yang transparan, tepat sasaran dan berkelanjutan dapat terwujud secara optimal.
Menurut Yuliot, program yang berkolaborasi dengan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) dan Politeknik Energi dan Mineral (PEM) Akamigas itu melibatkan putra-putri daerah untuk mengawasi penyaluran energi, memperkuat ketersediaan data, serta mengidentifikasi potensi penyalahgunaan BBM bersubsidi dan BBM penugasan.
Baca juga : Ringankan Beban Finansial, Permudah Akses Cari Loker
Penempatan petugas memprioritaskan putra-putri daerah sesuai domisili provinsi atau wilayah terdekat.
Pendekatan ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pengawasan dengan memanfaatkan pemahaman petugas terhadap kondisi geografis dan karakteristik wilayah setempat.
Meski demikian, setiap petugas diwajibkan menandatangani Pakta Integritas Komitmen Penempatan dan menyatakan kesediaan ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia.
Program ini terbuka bagi talenta muda lulusan perguruan tinggi. Pendaftaran dibuka pada 23 Oktober hingga 1 November 2026 melalui portal resmi Pengawal Energi di https://pengawalenergi.akamigas.ac.id.
Yuliot mengatakan, penguatan pengawasan distribusi BBM menjadi penting untuk memastikan anggaran subsidi energi memberikan manfaat optimal bagi masyarakat yang berhak.
Baca juga : Mourinho Pawang Barcelona
Selain pengawasan di lapangan, ketersediaan data yang akurat dan koordinasi antarlembaga diperlukan untuk mengidentifikasi penyimpangan serta meningkatkan akuntabilitas penyaluran energi.
Dalam kesempatan yang sama, Kementerian ESDM juga memberikan Penghargaan Energi Subroto 2026 kepada pelaku industri, Pemerintah Daerah dan tokoh yang dinilai berkontribusi terhadap pengembangan sektor energi dan pertambangan nasional.
Yuliot menegaskan, penghargaan tersebut bukan sekadar agenda apresiasi tahunan, melainkan bentuk penghormatan terhadap dedikasi Prof. Subroto dalam meletakkan fondasi pembangunan sektor energi dan pertambangan Indonesia.
Menurut dia, pengelolaan sumber daya energi tidak hanya berorientasi pada nilai ekonomi dan peningkatan produksi. Tetapi juga menjadi tanggung jawab untuk menjaga kedaulatan energi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Sebuah penghargaan mungkin hanya diterima dalam beberapa menit di atas panggung. Tetapi kerja keras di baliknya berlangsung bertahun-tahun. Itulah yang sesungguhnya kita rayakan malam ini,” tegas Yuliot.
Baca juga : Badai Hantam Phillip Island, Marquez Kehilangan Peluang Panen Poin
Penghargaan Energi Subroto 2026 mencakup lima bidang. Yakni keunggulan operasional, keberlanjutan dan transisi energi, inovasi dan nilai tambah, tata kelola dan kepatuhan, serta partisipasi publik. NOV
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 10, edisi Selasa, 27 Oktober 2026 dengan judul "Cegah Bocor, Pemerintah Gaet BPH Migas & PEM Akamigas, Kawal BBM Subsidi, 3.679 SPBU Diawasi"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya