Dark/Light Mode

Libur Panjang, KAI Sukses Layani 240 Ribu Pelanggan Kereta Api

Rabu, 4 November 2020 16:57 WIB
Situasi para penumpang kereta api di Stasiun Gambir.pada saat libur panjang 28 Oktober -1 November 2020 lalu. (Foto: Dok. KAI)
Situasi para penumpang kereta api di Stasiun Gambir.pada saat libur panjang 28 Oktober -1 November 2020 lalu. (Foto: Dok. KAI)

 Sebelumnya 
Meski ada lonjakan jumlah pelanggan, KAI meyakinkan bahwa tidak ada klaster penularan Covid-19 pada transportasi kereta api. Hal ini dikarenakan KAI berkomitmen menerapkan protokol kesehatan dengan ketat.

Protokol tersebut diantaranya : memastikan pelanggan yang memasuki stasiun dan kereta untuk tetap memakai masker, memberikan faceshield gratis kepada pelanggan yang dipakai pada saat perjalanan dalam kereta, membersihkan objek-objek yang sering terpegang oleh pelanggan menggunakan cairan mengandung disinfektan setiap 30 menit sekali secara bergantian.

Selain itu menyediakan wastafel dan hand sanitizer di tempat-tempat strategis, memberikan marka jaga jarak di ruang tunggu dan antrean, mengecek suhu pelanggan secara berkala, dan menyediakan ruang isolasi.

Baca juga : Dari Polman, Mentan Genjot Produksi Kedelai Dengan Kemitraan

KAI juga melengkapi petugas frontliner dengan APD seperti masker, face shield, dan sarung tangan. “KAI memastikan seluruh pelanggan mematuhi protokol kesehatan. Protokol kesehatan tersebut diantaranya pelanggan diharuskan dalam kondisi sehat, memakai masker, memakai face shield selama dalam perjalanan, dan membawa surat keterangan bebas Covid-19 yang masih berlaku,” tegas Didiek.

Konsistensi KAI dalam menerapkan protokol kesehatan di lingkungan kereta api telah diakui. Hal ini dibuktikan dengan didapatkannya penghargaan Heroes of The Transportation Industry in The Pandemic Era dan Safe Guard Label SIBV.

Untuk memudahkan pelanggan memenuhi persyaratan tersebut, KAI menyediakan layanan rapid test di 31 stasiun dengan harga terjangkau.

Baca juga : Usai Liburan Panjang, 408 Wisatawan Di Jabar Reaktif Covid-19

Didiek mengatakan layanan ini juga bertujuan untuk mendukung kebijakan pemerintah terkait syarat perjalanan masyarakat di masa Adaptasi Kebiasaan Baru tanpa perlu mencari tempat rapid test di luar.

Ia mengatakan masyarakat sangat terbantu akan hadirnya layanan ini, terbukti menjelang libur Long Weekend kemarin terjadi peningkatan peserta rapid test di stasiun.

Pada periode tersebut KAI melayani 33.215 peserta rapid test. Naik 19% dibandingkan pekan sebelumnya yaitu sebanyak 27.961 peserta rapid test. Puncaknya terjadi pada 28 Oktober yaitu sebanyak 6.818 peserta rapid test.

Baca juga : Libur Panjang, Konsumsi BBM Naik Hampir 300 Persen Di SPBU Tol Trans Jawa

Jumlah tersebut meningkat hampir 3 kali lipat dari rata-rata hanya 2.500 peserta per hari. “Terima kasih atas kerja sama seluruh pelanggan yang telah disiplin dalam menerapkan 3M dan protokol kesehatan lainnya selama menggunakan layanan kereta api,” ujar Didiek.

Tumbuhnya keyakinan masyarakat yang semakin kuat untuk menggunakan layanan KAI ini akan terus dijaga. KAI berharap ke depannya semakin banyak masyarakat yang menggunakan kereta api untuk bepergian dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

“Kesuksesan angkutan Long Weekend ini merupakan momentum kebangkitan transportasi kereta api yang diharapkan terus bertahan hingga libur Natal dan Tahun Baru dan seterusnya,” pungkas Didiek. [SRI]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.