Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Prabowo di KTT BRICS: Indonesia Tidak Suka Didikte Kekuatan Tertentu
- Hari Ke-6, Tim SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal di Selat Sunda
- Telkomsel Luncurkan Halo Optima Hadirkan Kuota Hingga 2.000 GB
- Luka Menalo Kecewa, Igor Tolic Minta Maaf
- Roll To Glory FIFA ASEAN Cup 2026 Meriahkan CFD Jakarta
RM.id Rakyat Merdeka - Jelang akhir pekan, nilai tukar rupiah dibuka Rp 14.105 per dolar AS. Angka tersebut melemah 0,20 persen dibandingkan perdagangan kemarin di level Rp 14.082 per dolar AS. Padahal beberapa hari terakhir, rupiah terus naik.
Tak cuma rupiah, beberapa mata uang di kawasan Asia turut loyo terhadap dolar AS. Won Korea Selatan minus 1,20 persen, dolar Singapura melemah 0,11 persen dan dolar Taiwan turun 0,01 persen.
Baca juga : Vaksinasi Covid-19 Bikin Rupiah Makin Bersinar
Indeks dolar AS juga tepantau melemah 0,19 persen menuju 90,002. Sementara nilai tukar rupiah terhadap euro melemah cukup dalam sebesar 0,65 persen ke level Rp 17.175, terhadap dolar Australia turun 0,47 persen di level Rp 11.094 dan terhadap yuan China juga turun 0,28 persen ke level Rp 2.179.
Menurut Kepala Riset Monex Investindo Ariston Tjendra, rupiah berpotensi melemah terhadap dolar AS hari ini, disebabkan terus naiknya tingkat imbal hasil obligasi pemerintah AS terutama tenor jangka panjang.
Baca juga : Kasus Covid-19 Berkurang, Rupiah Makin Joss
Untuk tenor 10 tahun, yield menembus level 1,56 persen kemarin dan hari ini masih bertahan di kisaran 1,50 persen. “Kenaikan yield obligasi jangka panjang ini juga didukung oleh outlook pemulihan ekonomi dan kenaikan inflasi di AS,” ujarnya, Jumat (26/2).
Ariston mengatakan, yield obligasi pemerintah AS ini membuat dollar AS lebih menarik. Ia memproyeksi, rupiah bergerak di kisaran Rp 14.050-Rp 14.130 per dolar AS. [DWI]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya