Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
RM.id Rakyat Merdeka - Education Malaysia Global Services (EMGS) dengan bangga menggelar acara Mega Ayo Kuliah di Malaysia 2025, sebuah pameran pendidikan tinggi yang menghadirkan lebih dari 20 universitas ternama dari Malaysia untuk membuka akses pendidikan berkualitas bagi para pelajar Indonesia.
Acara secara resmi dibuka oleh Encik Novie Bin Tajuddin, Ketua Pegawai Eksekutif Education Malaysia Global Services, dan diresmikan oleh Datuk Dr. Anesee Bin Ibrahim, Ketua Setiausaha Kementerian Pendidikan Tinggi Malaysia. Selama dua hari pelaksanaan (12-13 Juli 2025) di Hotel Pullman Thamrin, Jakarta, lebih dari 800 siswa dan siswi Indonesia turut hadir untuk menggali peluang studi lanjut di Malaysia.
Baca juga : Digitalisasi Pancasila, Menjaga Anak Bangsa
Dalam kesempatan ini, para peserta dapat berkonsultasi langsung dengan perwakilan universitas, mengajukan aplikasi di tempat, bahkan berkesempatan mendapatkan beasiswa dan offer letter secara langsung dari institusi pendidikan tinggi yang berpartisipasi.
Adapun daftar universitas dan institusi pendidikan tinggi yang turut serta dalam pameran ini meliputi: Asia Pacific University of Technology (APU), University of Cyberjaya, Universiti Malaya (UM), Taylor’s University Tunku Abdul Rahman University of Management and Technology (TAR UMT), Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM), Food Institute of Malaysia. Asia e-University, Universiti Teknologi PETRONAS (UTP).
Baca juga : Anak Usaha United Tractors Moncer di Jepang Berkat Budaya K3
Universiti Putra Malaysia (UPM), Universiti Utara Malaysia (UUM), Sunway University, Universiti Tenaga Nasional (UNITEN), German-Malaysian Institute (GMI), International Islamic University Malaysia (IIUM), Mila University, Universiti Teknologi Malaysia (UTM), Lincoln University College, Universiti Kuala Lumpur (UniKL), Multimedia University (MMU), Kolej Uniti.
Pameran ini menjadi jembatan penting bagi generasi muda Indonesia yang ingin mendapatkan pendidikan tinggi bertaraf internasional di Malaysia, dengan berbagai program studi, kualitas akademik unggul, dan lingkungan multikultural yang mendukung pengembangan diri.
Baca juga : Home Credit Hadirkan Layanan Keuangan Inklusif di Jakarta Fair 2025
"Kami ingin memberikan akses informasi yang lengkap dan langsung dari sumbernya kepada para calon mahasiswa di Indonesia. Malaysia tidak hanya dekat secara geografis, tetapi juga memiliki kesamaan budaya dan standar pendidikan yang tinggi," ujar Encik Novie Bin Tajuddin dalam keterangan tertulis pada media, Selasa (15/7).
Salah satu momen penting dalam pameran ini adalah penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang mempererat kerja sama pendidikan antara institusi Malaysia dan Indonesia. Beberapa MoU yang ditandatangani antara lain: Asia e-University dengan Universitas Hasanuddin dan Institut Teknologi Bandung (ITB), Lincoln University College dengan Universitas Borneo Lestari dan Universitas Medika Suherman. "Penandatanganan ini menjadi simbol komitmen kedua negara dalam memperluas kolaborasi pendidikan tinggi dan pertukaran pengetahuan lintas batas" tambahnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya