Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Gandeng HPI, Pamerindo Indonesia Luncurkan Plastic Material dan Chemical
Selasa, 9 September 2025 17:08 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pamerindo Indonesia bersama Himpunan Polimer Indonesia (HPI) resmi meluncurkan Plastic Material & Chemical, sub-show baru yang akan memperkuat riset, pengembangan material, dan perluasan akses pasar bagi industri plastik dan polimer nasional. Peluncuran ini ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara kedua pihak.
Portfolio Director PT Pamerindo Indonesia, Meysia Stephannie dalam sambutannya pada media, Selasa (9/9) menjelaskan bahwa kehadiran sub-show baru dalam pameran Plastics & Rubber Indonesia 2025 yang digelar pada November mendatang di Jakarta ini, kian relevan dengan proyeksi ekspor plastik Indonesia yang diperkirakan menembus USD 3,1 miliar pada 2028.
Baca juga : Start Kinclong, Persija Tunjukkan Mental Juara
“Plastic Material & Chemical membuka ruang kolaboratif untuk mendorong riset, inovasi, dan pasar ekspor industri plastik Indonesia. Dengan dukungan HPI, kami ingin membangun ekosistem yang kompetitif sekaligus berorientasi pada keberlanjutan,” ujarnya.
Sebagai sektor strategis, industri plastik dan polimer memainkan peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Kontribusi sektor manufaktur terhadap PDB Indonesia pada Kuartal II 2025 tercatat sebesar 18,67%, naik dari 18,52% (yoy). Sejalan dengan hal tersebut, konsumsi domestik juga diproyeksikan meningkat lebih dari 7 juta ton pada 2024 menjadi lebih dari 9 juta ton pada 2030.
Baca juga : Perikanan Indonesia Rangkul BUMDes Dan UMKM Di Pati Jawa Tengah
Koordinator Pengembangan dan Penguatan Organisasi HPI, Dr. Tita Puspitasari, M.Si, menekankan bahwa peningkatan kebutuhan industri tidak hanya tentang ketersediaan material, melainkan juga harus diimbangi dengan inovasi, efisiensi, dan keberlanjutan. Kebutuhan akan material berteknologi maju, mulai dari engineering plastics hingga polimer ramah lingkungan, semakin mendesak seiring perkembangan tren industri hijau. Inovasi dalam menghasilkan material yang lebih ringan, kuat, dan berkelanjutan kini menjadi kunci untuk mendorong daya saing industri.
"Selain itu, teknologi plastic recycling juga menghadirkan peluang strategis dalam membangun circular economy yang efisien dan berorientasi pada keberlanjutan. Melalui kolaborasi ini, inovasi polimer nasional diperkuat agar mampu memberikan kontribusi nyata sekaligus memperkuat posisi Indonesia di pasar global,” jelasnya.
Baca juga : Gandeng HIPMI, PKP Mulai Sosialisasikan KUR Perumahan
Melalui kolaborasi antara Pamerindo Indonesia dan Himpunan Polimer Indonesia (HPI), sub-show ini juga akan menghadirkan Polymer Innovations Award, sebuah apresiasi bagi invoasi industri sekaligus dorongan menuju praktik industri yang lebih berkelanjutan. Dengan format baru, Plastics & Rubber Indonesia semakin menegaskan posisinya sebagai pameran internasional terbesar di sektor mesin dan pengolahan material plastik dan karet.
“Kami berharap kehadiran sub-show ini menjadi katalis kemandirian industri nasional, mempercepat adopsi material inovatif ramah lingkungan, sekaligus membuka peluang pasar baru. Lebih dari sekadar menambah bobot pameran, Plastic Material & Chemical diharapkan menjadi penggerak utama inovasi, keberlanjutan, dan pertumbuhan jangka panjang industri plastic Indonesia,” pungkas Meysia.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya