Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Hwasung Thermo Kenalkan Dua Mesin Pendingin Untuk Kendaraan Listrik Komersial
Rabu, 26 November 2025 09:37 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Dalam ajang SIAL Interfood 2025 di Jakarta International Expo (JIExpo) 12–15 November 2025, Hwasung Thermo, pelopor mesin pendingin elektrik pertama untuk kendaraan listrik komersial di dunia, meluncurkan dua produk pendingin terbaru: Hwasung HT-100 Wing EV dan Hwasung ECO100 RT. Keduanya menawarkan teknologi mutakhir untuk menjawab kebutuhan rantai pendingin (cold chain) di Indonesia, khususnya pada sektor transportasi komersial berbasis listrik. Hwasung Thermo EV dapat digunakan di mobil EV blind van seperti Wuling Mitra EV, truk EV, maupun kendaraan konvensional lainnya.
HT-100 Wing EV Type dirancang khusus untuk kendaraan listrik (electric vehicle/EV) dengan sistem pendingin yang terhubung langsung ke baterai kendaraan.
“Kendaraan listrik komersial ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan industri makanan dan minuman, sehingga proses pendistribusian dapat berlangsung cepat dan stabilitas suhu terjaga. Kehadiran kendaraan ini menjadi langkah baru dalam pengembangan logistik berkelanjutan di sektor cold chain,” ujar Direktur Hwasung Thermo Arif Suhardiman, Jumat (14/11/2025) di Hall C3 JIExpo Kemayoran, Jakarta.
Arif menjelaskan, Hwasung Thermo bermitra dengan Wuling menghadirkan Mitra EV blind van sebagai kendaraan komersial Reefer Van EV pertama di Indonesia, yang dibekali mesin pendingin Hwasung Thermo dan menghadirkan efisiensi serta keberlanjutan dalam logistik dingin.
Teknologi Korea untuk iklim tropis
Hwasung Thermo adalah produsen mesin pendingin asal Korea Selatan yang beroperasi sejak 1977 dan hadir di Indonesia sejak 2014. Produknya digunakan di lebih dari 40 negara dengan berbagai kondisi iklim. Untuk pasar Indonesia, Hwasung menyesuaikan desain produknya agar sesuai iklim tropis.
Baca juga : Gercep, Kemendagri Serahkan 4 Tenda Posko untuk Penanganan Longsor
Salah satu keunggulan produk Hwasung Thermo adalah kualitas yang terjamin. Semua unit pendingin dirakit di Korea Selatan dengan kontrol kualitas tinggi dan 100 persen buatan Korea, berbeda dengan beberapa kompetitor yang merelokasi produksi ke negara lain.
Hwasung juga fokus pada pendingin truk, sehingga riset dan kualitas produk lebih terjaga.
“Mitra EV blind van yang dilengkapi Hwasung Thermo dijual dengan harga Rp 400–500 juta. Sekali cas bisa menempuh jarak 300 km. Jadi kendaraan ini ramah lingkungan dan mumpuni untuk delivery di Jakarta,” jelas Arif.
HT-100 Wing EV dan Hwasung ECO100 RT memiliki umur operasional lebih panjang dibanding sistem pendingin konvensional. Kendaraan ini cocok mengangkut sayur, ikan, daging, es krim, hingga buah-buahan.
Arif menambahkan, dengan mengeliminasi penggunaan sabuk penggerak (v-belt), potensi kerusakan berkurang signifikan sehingga lebih efisien. Karena all-electric, kerusakan lebih kecil. Suhu pendingin bisa disetel hingga minus 20 derajat Celsius. Sistemnya juga lebih ringan sehingga tidak terlalu mempengaruhi jarak tempuh baterai kendaraan.
Baca juga : Bamsoet: Revisi UU Kadin Penting untuk Cegah Ancaman Oligarki Ekonomi
Pertumbuhan kendaraan berpendingin di Indonesia diprediksi mencapai 14 persen per tahun, dengan sekitar 16.000 unit tersebar di Indonesia, terutama di Pulau Jawa.
Fleet Area Manager Wuling Radika Permana menambahkan, kerja sama Wuling dan Hwasung Thermo menghadirkan Mitra EV blind van yang efisien dan tahan di lapangan. “Wuling tidak hanya fokus pada mobil penumpang, tetapi juga merambah pasar kendaraan komersial listrik,” ujarnya.
Untuk merakit satu unit Wuling Mitra EV Blind Van dibutuhkan waktu 2–3 bulan. Konsumen dapat memesan varian minibus dan blind van di diler Wuling.
Hwasung Thermo dan Wuling juga bekerja sama dengan CV Delima Mandiri untuk membuat panel insulasi Mitra EV. Product Manager CV Delima Mandiri, Albertus Whitney, menjelaskan panel insulasi dirancang agar mudah dipasang dan dilepas, menjaga suhu dingin di dalam blind van.
Inovasi untuk masa depan logistik
Inovasi ini menjawab kebutuhan industri logistik yang beralih ke kendaraan ramah lingkungan. Hwasung Thermo menjadi salah satu perusahaan pertama di dunia yang mengembangkan sistem pendingin untuk kendaraan listrik. Korea juga menjadi pelopor adopsi truk listrik.
Layanan purna jual komprehensif
Baca juga : Koran Jepang Beritakan MBG, Ulas Peran UMKM Hingga Keceriaan Siswa
PT Hwasung Thermo, agen tunggal Hwasung Thermo Korea sejak 2016, memiliki jaringan layanan luas. Mereka mengoperasikan workshop di Tangerang dan Sidoarjo, serta segera membuka fasilitas baru di Citeureup, Bogor, dan Jawa Tengah.
Dengan pengalaman 10 tahun di Indonesia, perusahaan memahami kebutuhan pasar lokal dan menyiapkan stok suku cadang lengkap karena sistem pendingin membutuhkan penanganan cepat. Hwasung Thermo memiliki 50 service point di seluruh Indonesia. Meski tidak memiliki workshop sendiri di semua kota, mereka bermitra dengan banyak teknisi daerah. After sales menjadi fokus utama Hwasung Thermo.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya