Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Nawakara Hadirkan AI Analytics, Pengawasan CCTV Lebih Adaptif Dan Proaktif
Rabu, 10 Desember 2025 10:59 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Nawakara secara resmi mengembangkan AI Analytics untuk sistem CCTV, sebuah teknologi mutakhir yang dirancang guna meningkatkan akurasi pemantauan dan mempercepat respons terhadap potensi risiko keamanan.
Sistem ini memanfaatkan pemrosesan berbasis kecerdasan buatan untuk menganalisis rekaman secara real-time dan secara otomatis menandai aktivitas yang memerlukan perhatian petugas.
Inovasi ini hadir sebagai jawaban atas tantangan pemantauan CCTV yang masih bergantung pada operator mengawasi banyak layar sekaligus, kondisi yang secara signifikan dapat meningkatkan kemungkinan terlewatnya insiden penting.
Product Solutions Division Head PT Nawakara Perkasa Nusantara Teguh Wibowo mengataka, bahwa dari sisi teknis, AI Analytics dirancang dengan fleksibilitas tinggi, memungkinkannya terhubung dengan berbagai kamera yang mendukung standar ONVIF.
Baca juga : Warga Jakarta Harus Berani Laporin Pelaku Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak
“Organisasi dapat secara efektif memanfaatkan infrastruktur CCTV yang sudah tersedia tanpa perlu melakukan penggantian perangkat keras secara keseluruhan," ujar Teguh dalam keterangannya, Rabu (10/12/2025).
Teguh menambahkan, pemrosesan video dilakukan melalui modul AI pada sisi server, yang bertugas mengidentifikasi pola pergerakan, objek, atau aktivitas tertentu sesuai parameter keamanan yang telah ditetapkan.
Sistem ini mencakup sejumlah fungsi analitik canggih yang dapat digunakan dalam berbagai skenario pengawasan.
Penggunaan AI Analytics pada sistem CCTV secara langsung berdampak pada efisiensi operasional.
Baca juga : 10 Brand Raih Penghargaan Top Innovation Choice Award 2025, Adaptif dan Inovatif
Sistem ini dapat secara signifikan mengurangi alarm yang tidak relevan, memastikan identifikasi insiden yang lebih cepat, serta mengurangi beban pemantauan visual yang ditanggung operator.
Selain itu, teknologi ini juga meningkatkan keselamatan di area kerja berisiko tinggi dan menyediakan data yang kuat untuk keperluan audit.
Deputy CEO & Transformation PT Nawakara Perkasa Nusantara Satria Djaya Najamudin mengatakan Pengembangan teknologi keamanan kami diarahkan untuk mendukung keselamatan kerja dan operasional pengguna, mengubah CCTV dari sekadar alat rekam menjadi alat prediksi.
“Sistem ini juga dirancang untuk terhubung dengan layanan keamanan lain yang digunakan organisasi, mendukung pendekatan yang lebih terstruktur dari sisi pencegahan hingga penanganan insiden,” ujar Satria.
Baca juga : Peradi SAI Apresiasi Pengesahan UU KUHAP, Yakin Aparat Lebih Profesional
Di banyak lingkungan kerja, CCTV umumnya berfungsi reaktif, digunakan untuk investigasi setelah suatu kejadian terjadi.
AI Analytics mengubah paradigma ini menjadi pendekatan yang lebih proaktif, membantu membedakan aktivitas normal dari potensi risiko secara real-time.
"Nawakara menyediakan informasi terkait konsep AI Analytics, fitur, serta contoh penerapan melalui kanal resmi perusahaan sebagai referensi bagi organisasi yang tengah mengevaluasi sistem pengawasan berbasis analitik canggih," pungkas Satria.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya