Dark/Light Mode

Acer Libatkan Ribuan Siswa Kumpulkan 5 Ton E-Waste Lewat #SayangBumi

Kamis, 11 Juni 2026 18:36 WIB
Foto: Acer.
Foto: Acer.

RM.id  Rakyat Merdeka - Acer Indonesia kembali memperkuat komitmen keberlanjutan melalui program #SayangBumi dengan menggandeng 50 SMA di Jabodetabek untuk mengumpulkan limbah elektronik (e-waste) dan mengedukasi ribuan siswa mengenai pentingnya pengelolaan sampah elektronik secara bertanggung jawab.

Tahun ini, Acer menargetkan pengumpulan 5 ton e-waste, meningkat dari capaian 3 ton pada tahun sebelumnya. Meningkatnya penggunaan perangkat elektronik membuat persoalan limbah elektronik semakin mendesak.

Laporan Global E-waste Monitor 2022 mencatat sebanyak 62 juta ton e-waste dihasilkan setiap tahun di seluruh dunia dan sekitar 77,7 persen di antaranya belum didaur ulang dengan benar.

Di Indonesia, tantangan tersebut juga semakin nyata. Berdasarkan Global E-waste Monitor 2024, Indonesia menjadi salah satu penghasil limbah elektronik terbesar di Asia Tenggara dengan timbunan mencapai 1,9 juta ton pada 2022.

Menyikapi kondisi tersebut, Acer Indonesia kembali menjalankan gerakan #SayangBumi yang memasuki tahun keenam pelaksanaannya.

Tahun ini, fokus program diarahkan pada dunia pendidikan dengan melibatkan 50 sekolah menengah atas di wilayah Jabodetabek.

Baca juga : Tokoh Adat Mama Sinta Kini Dukung Food Estate Papua Selatan

Selain mengajak sekolah mengumpulkan limbah elektronik, Acer juga memberikan edukasi melalui workshop pengelolaan e-waste yang akan menjangkau ribuan siswa sepanjang Juni hingga November 2026.

President Director Acer Indonesia, Leny Ng, mengatakan pihaknya percaya bahwa kesadaran lingkungan yang ditanamkan sejak usia muda akan menjadi investasi penting bagi masa depan.

“Selama enam tahun, #SayangBumi telah membuktikan bahwa perubahan nyata dimulai dari langkah kolektif yang konsisten. Tahun ini kami memilih hadir di sekolah karena kami percaya bahwa generasi yang tumbuh dengan kesadaran lingkungan adalah generasi yang akan menentukan seperti apa bumi ini dua puluh hingga tiga puluh tahun ke depan,” ujar Leny Ng dalam keterangannya, Kamis (11/6/2026).

Menurutnya, #SayangBumi bukan sekadar program lingkungan, melainkan ajakan bagi generasi muda untuk menjadi bagian dari perubahan.

“Acer ingin mendorong lebih banyak generasi muda terlibat dalam pengelolaan limbah elektronik secara bertanggung jawab, sekaligus membangun kesadaran bahwa langkah kecil dapat membawa dampak besar bagi bumi,” tambahnya.

Sebagai bentuk aksi nyata, Acer menargetkan pengumpulan 5 ton e-waste selama program berlangsung. Titik pengumpulan akan tersedia di 50 sekolah peserta serta sejumlah lokasi tambahan di wilayah Jabodetabek yang akan diumumkan secara bertahap.

Baca juga : Hadapi Tantangan Global, Prabowo Kumpulkan Pejabat Negara

Program ini juga menghadirkan inisiatif #SayangBumi Changemaker, yang akan memilih tiga siswa dari setiap sekolah peserta.

Total sebanyak 150 siswa akan menjadi duta lingkungan yang bertugas menggerakkan rekan-rekannya untuk berpartisipasi dalam pengumpulan limbah elektronik dan menyebarkan kesadaran lingkungan di komunitas sekolah masing-masing.

Dalam pelaksanaannya, Acer menggandeng EwasteRJ sebagai mitra edukasi sekaligus mitra daur ulang bersertifikasi.

EwasteRJ akan mendukung pelaksanaan workshop, kunjungan ke sekolah, serta memastikan seluruh limbah elektronik yang terkumpul diproses secara aman, sesuai standar, dan ramah lingkungan.

Founder EwasteRJ, Rafa Jafar, mengapresiasi langkah Acer dalam memperluas keterlibatan masyarakat, khususnya generasi muda, dalam pengelolaan limbah elektronik.

“Inisiatif ini menunjukkan bahwa upaya menjaga lingkungan tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan harus dilakukan secara kolektif. Kami berharap semakin banyak generasi muda memahami pentingnya pengelolaan limbah elektronik dan menjadikan #SayangBumi sebagai inspirasi untuk mulai peduli terhadap lingkungan,” ujarnya.

Baca juga : Tercabaikan Kembangkan Kuliner Tradisional Modern Lewat Pemberdayaan BRI

Program #SayangBumi sendiri merupakan gerakan keberlanjutan Acer Indonesia yang telah berjalan sejak 2021.

Berbagai kegiatan yang telah dilakukan meliputi edukasi lingkungan, aksi bersih pantai, pelatihan pelestarian lingkungan bagi pelajar, penanaman ribuan mangrove, pengumpulan dan pengelolaan e-waste, hingga penanaman ribuan bibit pohon.

Pada tahun sebelumnya, program ini berhasil mengumpulkan lebih dari 3 ton limbah elektronik dan menanam 2.000 bibit pohon sebagai bagian dari upaya menekan jejak karbon dan mendukung pemulihan ekosistem.

Rangkaian workshop dan pengumpulan e-waste akan berlangsung hingga November 2026.

Acer berharap, kolaborasi bersama sekolah, siswa, dan masyarakat dapat memperkuat kesadaran kolektif mengenai pentingnya pengelolaan limbah elektronik demi masa depan lingkungan yang lebih berkelanjutan

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.