Dewan Pers

Dark/Light Mode

Sebelum Garap Bangunan

Perhatikan Seluruh Aspek Keselamatan

Senin, 28 November 2022 07:55 WIB
Koordinator V Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) Kementerian PUPR Manlian Ronald. (Foto: YouTube)
Koordinator V Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) Kementerian PUPR Manlian Ronald. (Foto: YouTube)

RM.id  Rakyat Merdeka - Keselamatan konstruksi menjadi bagian paling penting sebelum mulai menggarap bangunan.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah merancang Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi.

Koordinator V Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) Kementerian PUPR Manlian Ronald menjelaskan, Sistem manajemen keselama­tan konstruksi (SMKK) adalah bagian dari sistem manajemen pelaksanaan pengerjaan untuk menjamin terwujudnya kesela­matan.

Berita Terkait : Cemburu, Bakar Perabotan Rumah Pacar

Pekerjaan konstruksi men­cakup keseluruhan atau se­bagian kegiatan yang meliputi pembangunan, pengoperasian, pemeliharaan, pembongkaran, dan pembangunan kembali suatu bangunan.

“Dalam keselamatan kon­struksi itu menyangkut ma­nusia, prosesnya, alatnya, dan bahan maka fokus kita juga kepada manusia,” ujar Manlian, dalam seminar di sela acara Infrastructure Connect! 2022, di Jiexpo, Kemayoran Jakarta, kemarin.

Sebelum memulai tahap pekerjaan suatu bangunan maka keamanan menjadi prioritas utama bagi setiap penyedia jasa bahkan pengguna jasa. Kegiatan konstruksi mutlak harus menerapkan SMKK.

Berita Terkait : Jokowi Perhatian Khusus Ke Cianjur

Penyedia jasa yang harus menerapkan SMKK merupa­kan penyedia yang memberikan layanan konsultasi manajemen penyelenggaraan konstruksi, konsultansi konstruksi penga­wasan, pekerjaan konstruksi, dan pekerjaan konstruksi ter­integrasi.

Penyedia jasa juga harus menerapkan SMKK dalam mem­berikan layanan pengkajian, perencanaan, dan perancangan.

Penerapan SMKK harus me­menuhi Standar Keamanan, Keselamatan, Kesehatan, dan Keberlanjutan.

Berita Terkait : Pemulihan Gempa Cianjur, Pertamedika IHC Kirim Tim Medis dan Sarana Kesehatan

Dengan menjamin keselama­tan keteknikan Konstruksi, ke­selamatan dan kesehatan kerja, keselamatan publik dan kesela­matan lingkungan.
 Selanjutnya