Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Prabowo di KTT BRICS: Indonesia Tidak Suka Didikte Kekuatan Tertentu
- Hari Ke-6, Tim SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal di Selat Sunda
- Telkomsel Luncurkan Halo Optima Hadirkan Kuota Hingga 2.000 GB
- Luka Menalo Kecewa, Igor Tolic Minta Maaf
- Roll To Glory FIFA ASEAN Cup 2026 Meriahkan CFD Jakarta
Sepi Peminatnya, Menperin Mau Evaluasi Subsidi Motor Listrik
Kamis, 27 Juli 2023 18:20 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Perindustrian (Menperin), Agus Gumiwang Kartasasmita buka suara soal sepinya peminat subsidi listrik. Menurut dia, pihaknya akan melakukan evaluasi mencari tahu penyebabnya.
“Penyebabnya akan kita evaluasi.” katanya ditemui seusai Kick Off Indonesia Halal Industry Awards (IHYA) 2023 di Jakarta, Kamis (27/7).
Baca juga : Pertamina Patra Niaga Dukung Langkah Kepolisian Bantu Salurkan LPG Bersubsidi
Agus mengungkapkan, evaluasi akan dilakukan di semua sisi mulai dari kebijakan, harga, skema hingga pola distribusinya dan diharapkan bisa diterapkan untuk kebijakan tersebut pada tahun ini. Namun, ia tidak menyebut lebih rinci kapan evaluasi dilakukan dan kapan evaluasi itu juga akan rampung.
Agus mengatakan, evaluasi perlu dilakukan lantaran program tersebut telah dianggarkan untuk tahun ini dan tahun depan. Evaluasi dilakukan agar program bantuan pemerintah untuk kendaraan listrik baik untuk mobil dan motor bisa berjalan baik.
Baca juga : Wakil Ketua MPR Minta Pemerintah Evaluasi Sistem Zonasi PPDB
Agus menambahkan, program bantuan pembelian kendaraan listrik dilakukan sebagai upaya mendorong penguatan industri kendaraan listrik di dalam negeri. Oleh karena itu, para produsen harus bisa menikmati manfaat dari kebijakan tersebut.
Menurutnya, produsen yang menikmati manfaat bantuan pemerintah ini harus memiliki minimal TKDN 40 persen.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya