Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Dirjen Iwan Rayu Mitra Kerja Salurkan Dana CSR Atasi Rumah Tidak Layak Huni
Selasa, 7 Mei 2024 07:26 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Iwan Suprijanto terus merayu mitra kerjanya di bidang infrastruktur perumahan untuk menyalurkan dana corporate social responsibility (CSR) guna membantu Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).
Salah satunya, PT Surya Toto Indonesia Tbk. Produsen kloset ini telah menyalurkan sebanyak 410 kloset jongkok ke masyarakat penerima bantuan BSPS di Kabupaten Semarang.
Bantuan melalui program CSR ini diharapkan mampu mendukung program peningkatan kualitas rumah tidak layak huni masyarakat menjadi lebih layak huni dan menyediakan sanitasi yang baik guna mewujudkan rumah sehat.
Baca juga : Warga Tak Lagi Dibebani
“Kami mengajak mitra kerja di bidang infrastruktur perumahan untuk menyalurkan dana CSR dalam Program BSPS. Kami harap semakin banyak CSR serta sinergi dari berbagai pihak dapat meningkatkan jumlah rumah tidak layak huni ditingkatkan kualitasnya menjadi lebih layak huni,” ujar Iwan di Jakarta, Senin (6/5).
Sementara itu, Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (BP2P) Jawa III, Syamsiar Nurhayadi menyatakan, pihaknya terus berupaya mengentaskan rumah tidak layak huni di wilayah Jawa Tengah dan D.I Yogyakarta. Hal itu dilaksanakan Kementerian PUPR dengan bekerja sama dengan pemerintah daerah setempat dan para mitra kerja.
Terkait dengan penyaluran CSR dalam Program BSPS, imbuhnya, produsen kloset Toto pada Jum’at 3 Mei 2024 juga telah menyerahkan sebanyak 410 kloset jongkok kepada masyarakat yang tercatat sebagai penerima bantuan.
Baca juga : Dirjen Iwan Rajin Kunker Ke IKN Tinjau Pembangunan Rusun ASN
Dengan demikian, diharapkan selain rumah yang direhab lewat program BSPS memiliki struktur kontruksi bangunan yang baik, maka masyarakat juga mampu membangun dan memiliki toilet yang bersih dan sehat serta berkualitas baik.
Berdasarkan data Balai P2P Jawa III Direktorat Jenderal Perumahan, Kementerian PUPR mengalokasi Program BSPS tahap pertama di Kabupaten Semarang, sebanyak 500 unit rumah.
Lokasinya tersebar, di tiga kecamatan yakni Kecamatan Getasan (190 unit), Kecamatan Tengaran (225 unit) dan Ungaran Barat (85 unit). Para penerima program BSPS nantinya akan mendapatkan dana stimulan senilai Rp 20 juta yang dapat digunakan untuk pembelian bahan material bangunan Rp 17,5 juta dan Rp 2,5 juta untuk upah tukang.
Baca juga : Tips Mudik Lebaran, Pastikan Lapor RT Titip Rumah Supaya Aman
“Kami telah melaksanakan serah terima simbolis buku tabungan dan kloset dalam pelaksanaan Program BSPS Tahun Anggaran 2024 di Kabupaten Semarang, Provinsi Jawa Tengah. Kami ingin Kabupaten Semarang bisa terbebas dari rumah tidak layak huni,” tandasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya