Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Resmikan RS Kemenkes Surabaya, Jokowi: Ini Bisa Selamatkan Devisa Rp 180 Triliun
Jumat, 6 September 2024 10:04 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Presiden Jokowi berharap, RS Kemenkes Surabaya dapat mencegah hilangnya devisa senilai kurang lebih Rp 180 triliun akibat banyaknya warga Indonesia yang berobat ke luar negeri. Semisal ke Singapura, Malaysia, dan Amerika Serikat.
Terlebih, bangunan rumah sakitnya bagus, seperti hotel bintang lima.
Baca juga : Jokowi: Pemerintah Tak Masalah Keluarkan Duit Besar Untuk Rumah Sakit, Asal..
"Kalau pelayanannya baik, dan yang sakit cepat sembuh, bukan malah kerasan karena rumah sakitnya bagus, RS Kemenkes Surabaya dapat mencegah Indonesia kehilangan devisa kurang lebih Rp 180 triliun,” kata Jokowi saat meresmikan RS Kemenkes Surabaya, Jawa Timur, Jumat (6/9/2024).
Jokowi menjelaskan, pembangunan RS Kemenkes Surabaya yang menambah 867 tempat tidur, menghabiskan anggaran Rp 1,67 triliun. Sementara peralatannya Rp 386 miliar. Plus biaya SDM Rp 50 miliar. Sehingga totalnya, melebihi Rp 2 triliun.
Baca juga : Buka Forum Kemitraan Di Bali, Jokowi Bicara Solidaritas Global & Target SDGs
Rumah sakit ini didedikasikan untuk warga Surabaya, Jawa Timur, dan akan menjadi hub dari Indonesia bagian timur.
“Pembangunan rumah sakit ini menelan biaya yang tidak kecil. Tapi, saya kira, pemerintah tidak ada masalah mengeluarkan anggaran, asalkan pelayanan kesehatan terhadap masyarakat semakin baik. Ruangan tempat tidur rumah sakit juga semakin baik. Penerangan di rumah sakit juga semakin terang,” paparnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya