Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Lapor Gayeng Layani 2.024 Pemohon
Dirjen Imigrasi Ajak Masyarakat Gunakan Paspor Elektronik
Sabtu, 5 Oktober 2024 17:02 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) terus melakukan terobosan pelayanan.
Salah satunya, menyelenggarakan Layanan Paspor Simpatik Imigrasi se-Jateng (Lapor Gayeng) yang digelar selama 2 hari pada Sabtu dan Minggu (5-6/10/2024), di Sarkara Hall The Tjolomadoe, Surakarta, Jawa Tengah (Jateng).
Direktur Jenderal (Dirjen) Imigrasi Silmy Karim hadir langsung dalam acara tersebut.
Dia didampingi Sekretaris Ditjen Imigrasi Sandi Andaryadi, Direktur Lalu Lintas Keimigrasian Felicia Sengky Ratna, Direktur Sistem dan Teknologi Informasi Keimigrasian Chicco Ahmad Muttaqin.
Hadir juga Kadiv Keimigrasian Kantor Wilayah Kemenkumham Jateng Is Edy Ekoputranto, dan seluruh Kepala Unit Pelaksana Teknis Imigrasi se-Jateng.
Di lokasi acara, Silmy sempat berbincang langsung dengan beberapa pemohon paspor. Dia mendatangi meja layanan satu per satu.
"Tadi sempat berbincang-bincang dengan pemohon, ada yang mau haji, liburan, ini mudah-mudahan menunjukkan ekonomi Indonesia semakin membaik dengan partisipasi masyarakat dalam permohonan paspor," kata Silmy.
Dia mengatakan, program Lapor Gayeng di Jawa Tengah ini diselenggarakan dalam rangka Hari Kesaktian Pancasila.
Baca juga : Beri Kuliah Umum Di UNPAD, Menteri AHY Bicara Sertipikat Tanah Elektronik
"Luar biasa Hari Kesaktian Pancasila diwujudkan oleh jajaran Imigrasi Jawa Tengah dengan program layanan paspor simpatik dari berbagai daerah," ujarnya.
Adapun, dalam kegiatan tersebut tersedia 20 booth layanan dengan kuota 2024 pemohon.
Petugas yang melayani merupakan gabungan dari 6 kantor imigrasi di wilayah kerja Kantor Wilayah Kemenkumham Jawa Tengah.
Keenamnya yakni, Kantor Imigrasi Surakarta, Kantor Imigrasi Semarang, Kantor Imigrasi Kelas Pemalang, Kantor Imigrasi Kelas Pati, Kantor Imigrasi Cilacap, dan Kantor Imigrasi Wonosobo.
Menurutnya, Lapor Gayeng ini merupakan jawaban atas aspirasi publik, yang sering tidak mendapatkan kuota karena tingginya animo masyarakat dalam pengurusan paspor.
"Makanya kami adakan di akhir pekan mulai dari jam 08.00-17.00 WIB, kami buka 2.024 kuota agar semua bisa punya kesempatan mengurus paspor,” jelas Silmy.
Dia menjelaskan, jenis permohonan yang dilayani dalam Lapor Gayeng yaitu, permohonan paspor baru dan penggantian karena habis masa berlaku.
Bagi masyarakat yang ingin mengurus paspor di Lapor Gayeng harus terlebih dahulu mendaftar secara online melalui formulir Google yang disediakan oleh penyelenggara, yang saat ini sudah ditutup.
Baca juga : Sekjen DWP Pusat Ajak Masyarakat Gunakan Produk Lokal Buatan UMKM
Lapor Gayeng menyediakan kuota walk-in Layanan Prioritas bagi wanita hamil, bayi dan lansia.
“Jadi bisa langsung datang tanpa daftar lebih dulu. Sedangkan, khusus di hari Minggu (6/10/2024), kami buka (datang langsung) untuk semuanya," ungkapnya.
Dengan animo masyarakat yang luar biasa, Silmy berharap layanan serupa bisa digelar secara berkala di seluruh Indonesia, sehingga semakin banyak masyarakat yang terbantu.
"Terutama di daerah-daerah dengan permohonan paspor yang tinggi agar waiting list pemohon paspor di kanim-kanim bisa terurai. Good job, Jateng," puji eks Direktur Utama Krakatau Steel ini.
Silmy menyarankan masyarakat yang ingin membuat paspor untuk memilih yang paspor elektronik. Sebab, manfaat yang diberikan lebih banyak daripada menggunakan paspor biasa.
Dari sisi keamanan, kata Silmy, ada chip sehingga bisa menyimpan data biometrik. Sementara, dari sisi manfaat, berbagai negara mensyaratkan harus paspor elektronik, sehingga akan mempermudah pelayanan kemudian ada kaitannya dengan permohonan visa.
"Kalau saya mengimbau wmbil yang elektronik karena tentunya manfaatnya banyak. Misalnya paspor hilang, paspornya itu tidak bisa digunakan oleh orang lain karena di dalamnya ada chip yang sesuai dengan data kita," ucapnya.
Direktur Lalu Lintas Keimigrasian Felicia Sengky Ratna mengapresiasi langkah jajaran Keimigrasian Kanwil Kemenkumham Jateng yang menggelar Lapor Gayeng.
Baca juga : Gandeng Luna Maya, D.V.N Edukasi Masyarakat Tentang Pentingnya Nutrikosmetik
Menurutnya, ini merupakan terobosan terbaru untuk memberikan pelayanan yang mudah, cepat, dan nyaman.
“Terlebih ini dilakukan di lokasi yang merupakan kunjungan wisata sebagai pusat keramaian dan waktunya pun pada hari libur," pujinya.
Sementara Kakanwil Kemenkumham Jateng Tejo Harwanto melalui Kadiv Keimigrasian Kantor Wilayah Kemenkumham Jateng Is Edy Ekoputranto menyampaikan, Lapor Gayeng merupakan upaya jajaran keimigrasian Jateng dalam mendekatkan layanannya kepada masyarakat.
"Imigrasi ingin selalu mendekatkan layanan dan meningkatkan layanan kepada masyarakat. Besar harapan kami kegiatan ini bisa bermanfaat sebaik mungkin," ucapnya.
Sebelumnya, kegiatan serupa juga telah dilaksanakan di dua kota yang berbeda yakni di Mall Artos Magelang dan di Kota Lama, Semarang.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya