Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Pemerintah Bangkitkan Olahraga Kaum Disabilitas
Tidak Ada Lagi Diskriminasi, Atlet Difabel Bisa Berprestasi
Jumat, 18 Oktober 2024 08:10 WIB
Sebelumnya
Kata Jonna, si atlet mengungkapkan, jika punya tiga jempol, dia akan memberi tiga jempol atas penyelenggaraan Peparnas kali ini.
Tak cuma para atlet, kesetaraan juga diberikan kepada pihak-pihak yang mendukung gelaran Peparnas. Salah satunya, dengan menjadikan teman disabilitas sebagai panitia.
Tahun ini, Panitia Besar (PB) Peparnas mempertandingkan 20 cabang olahraga (cabor), para panahan, para atletik, para bulutangkis, boccia, para catur, para balap sepeda, sepak bola cp (cerebral palsy), para tenis meja.
Kemudian, judo tunanetra, para angkat berat, para menembak, para renang, para taekwondo, voli duduk, tenpin bowling, anggar kursi roda dan tenis kursi roda. Dua cabor lain, para e-sport dan basket kursi roda berstatus eksibisi.
Baca juga : Dapat 3 Ketua Komisi Dan 17 Wakil Ketua Komisi, Golkar Dominan Di Senayan
Untuk mendukung puluhan cabor tersebut, diperlukan susunan kepanitiaan yang memadai di tiap pertandingan. Di Peparnas kali ini, tugas-tugas tersebut juga diserahkan kepada teman-teman disabilitas.
Salah satunya, Rita Wati. Kedatangan Rita ke Solo bukan sekadar jalan-jalan.
Rita yang merupakan teman disabilitas, datang bersama anaknya, menyeberang dari Bandar Lampung, di Pulau Sumatera, untuk jadi salah satu Panitia Peparnas 2024.
“Sehari-hari jadi ibu rumah tangga. Diberi kesempatan membantu acara, pastinya senang banget,” ungkap Rita dalam keterangan yang diterima Rakyat Merdeka.
Baca juga : Peparnas 2024 Jadi Yang Terbaik Sepanjang Sejarah
Kesempatan ini dia jadikan untuk mencari pengalaman. Terlebih, tugas yang diberikan tidak begitu berat dan bisa bertemu dengan para pejabat. Di Solo, Rita bertugas menerima tamu VIP. Dia bersyukur, tugasnya ditunaikan dengan baik.
“Alhamdulillah. Semoga yang akan datang bisa ikut lagi, biar pengalaman lebih meningkat,” harapnya.
Manajer kompetisi Para Renang Peparnas 2024 Ryano Dwiki Darmawan mengatakan, para penyandang disabilitas ini dilibatkan supaya mereka bisa merasakan euforia Peparnas kali ini. “Ada kesetaraan untuk mereka,” tuturnya.
Ryano menyebut, proses perekrutan turut melibatkan kepengurusan NPCI pusat dan juga daerah. “Untuk kriteria khusus kita nggak ada,” katanya.
Baca juga : AHY: Dikasih Arahan Geopolitik-Geoekonomi
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Jumat, 18 Oktober 2024 dengan judul Pemerintah Bangkitkan Olahraga Kaum Disabilitas, Tidak Ada Lagi Diskriminasi, Atlet Difabel Bisa Berprestasi
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya