Dark/Light Mode

Per Porsi Rp 15.000, Uji Coba Makan Bergizi Gratis Di Kulon Progo Dipuji Menteri

Rabu, 13 November 2024 16:17 WIB
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Muti. Foto: Dwi Pambudo/RM
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Muti. Foto: Dwi Pambudo/RM

RM.id  Rakyat Merdeka - Program uji coba Makan Bergizi Gratis di SD Muhammadiyah I Wonopeti, Kabupaten Kulon Progo, DIY, mencuri perhatian Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti. Program yang ditinjau langsung oleh Menteri ini dinilai sukses dan patut jadi contoh bagi sekolah lain. 

“Uji coba ini sukses. Pelaksanaannya bisa jadi masukan berharga bagi Badan Gizi Nasional,” kata Abdul Mu'ti saat meninjau lokasi uji coba Makan Bergizi Gratis, dilansir ANTARA, Rabu (12/11).

Baca juga : Gibran Cek Program Makan Bergizi Gratis di Makassar

Program ini, lanjut Mu'ti, tak hanya fokus pada perbaikan gizi siswa, tapi juga pengembangan karakter anak. "Kami meyakini, asupan bergizi turut meningkatkan kemampuan akademis siswa," ujarnya. 

Program Makan Bergizi Gratis ini dikelola Badan Gizi Nasional yang sekaligus menanggung penuh pendanaannya. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah berperan sebagai penerima manfaat.

Baca juga : Libatkan Koperasi, Menkop Jempolin Uji Coba Makan Bergizi Gratis Di Sukabumi

Saat ini, uji coba masih dilakukan di berbagai sekolah untuk menyempurnakan pelaksanaannya. Karena program ini terbilang baru. 

Diharapkan dengan uji coba di sejumlah sekolah, pemerintah bisa menemukan formula terbaik. "Namun yang jelas rencananya program Makan Bergizi Gratis akan mulai dilaksanakan penuh pada Januari 2025 mendatang," imbuh Mu'ti.

Baca juga : Dukung Pemerintah, GoTo Group Luncurkan Program Makan Bergizi Gratis di 13 Kota

Di Kulon Progo sendiri, Kepala Disdikpora Kulon Progo Nur Wahyudi mengungkapkan ada tiga SD yang melaksanakan uji coba. “Ada dua SD di Kapanewon Galur, termasuk SD Muhammadiyah I Wonopeti, dan satu di Kapanewon Temon,” ujar Nur. Selama uji coba, setiap murid menikmati makanan bernutrisi lengkap yang didukung pihak ketiga alias swasta.

Setiap porsi makan yang disediakan terdiri dari nasi, ayam, sayur, pisang, dan susu dengan nilai sekitar Rp 15 ribu. “Untuk kelanjutan program, kami masih menunggu petunjuk resmi dari pemerintah pusat,” pungkasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.