Dark/Light Mode
Eksklusif Dengan Menko PMK Pratikno
Presiden Ingin Demokrasi Yang Bisa Dirasakan Rakyat
Sebelumnya
Menarik sekali mengenai rencana digitalisasi penanganan dan pencegahan stunting. Bagaimana mengintegrasikan ini secara nasional?
Beberapa kabupaten sudah menjalankan ini. Bahkan, di dashboard Pemda bukan hanya by name by address juga ada foto kondisi rumahnya. Jadi, yang kita butuhkan sekarang adalah konsolidasi data dan mengintegrasikannya. Tentu saja dengan pemanfaatan teknologi artificial intelligence, sehingga bisa dilakukan analisis.
Kami terus berkomunikasi dengan BIG, BKKBN, Kementerian Kesehatan (Kemenkes), juga dengan Badan Pusat Statistik (BPS). Misalkan kita butuh payung hukum lebih kuat, saya akan lapor ke Presiden. Tapi yang jelas, ini sangat mungkin kita lakukan. Kita punya pengalaman yang baik untuk melakukan hal semacam ini.
Apakah dashboard untuk memantau program ini, command centre-nya akan berada di Kemenko PMK?
Baca juga : Gibran: Jangan Terpecah Karena Perbedaan Politik
Kami mencoba menginisiasi ini dan sudah menyampaikan kepada Menteri PPN/Kepala Bappenas. Namun perlu dicatat, penanganan stunting tidak hanya melibatkan kementerian yang berada di bawah koordinasi Menko PMK.
Kementerian yang ada di bawah Kemenko PMK ini kan ada delapan. Yaitu Kementerian Agama (Kemenag), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemendikti Saintek), Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Kementerian PPPA, serta Kementerian Kebudayaan.
Sementara urusan stunting, sebagian ada di tempat yang lain. Seperti di Kementerian PU dan level otonomi daerah, termasuk Pemprov dan Pemkab.
Jadi, apakah dashboard akan berada di sini atau di tempat lain, itu tidak menjadi masalah. Yang terpenting adalah koordinasi dengan berbagai stakeholders. Bukan hanya kementerian yang ada di bawah koordinasi Menko PMK. Karena pada dasarnya, kita berada dalam satu pemerintahan. Saya yakin, ini bisa dilakukan.
Baca juga : Irma Suryani Chaniago: Sekitar 4-5 Persen, Karena Perusahaan Sedang Sulit
Bagaimana dengan proses komunikasi antar Menko? Apakah sudah berjalan dengan baik?
Proses komunikasi antar Menko sudah berjalan dengan sangat baik. Kami memiliki grup komunikasi antar Menko. Contohnya, saat ini kami sedang membahas persiapan libur Natal dan Tahun Baru. Yang melibatkan banyak kegiatan keagamaan, yang ditangani oleh Kemenag. Sementara yang terkait transportasi dan perhubungan, ditangani oleh kementerian lain. Begitu juga isu tentang ketersediaan dan keterjangkauan bahan pokok. Itu melibatkan kementerian lain.
Kami juga memiliki grup komunikasi internal di Kemenko, yang terhubung dengan kabinet. Semua berjalan dengan sangat intensif, dan kami saling berkoordinasi dengan baik.
Beberapa kementerian masih merapikan nomenklatur. Bagaimana sinkronisasinya?
Baca juga : Muzani Ajak Rakyat Guyub
Setahu saya, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB), Menteri Keuangan, dan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) sudah bekerja keras luar biasa dalam mempersiapkan transisi pemerintahan. Bahkan, sebelum kabinet baru terbentuk. Beberapa lembaga, seperti Badan Gizi Nasional, sudah dibentuk sebelum kabinet baru. Jadi, Kementerian PAN RB, Kemenkeu, dan Kemensesneg sebenarnya sudah mempersiapkan transisi pemerintahan, termasuk penyiapan kelembagaan, sejak sebelum kabinet baru dilantik.
Setelah kabinet baru terbentuk, Presiden Prabowo menerbitkan Perpres yang memuat nama-nama menteri dan kementerian. Setelah itu, proses penyesuaian nomenklatur kementerian dimulai. Nomenklatur kementerian ini harus dijabarkan dalam SOP masing-masing kementerian, termasuk pembentukan struktur eselon satu dan eselon dua. Proses ini sedang berlangsung, dan sebagian besar sudah selesai.
Menurut saya, transisi ini berjalan sangat cepat dan tidak mengganggu program-program cepat yang sudah direncanakan. Program-program quick wins tetap berjalan sesuai rencana.
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Kamis, 21 November 2024 dengan judul Eksklusif Dengan Menko PMK Pratikno, Presiden Ingin Demokrasi Yang Bisa Dirasakan Rakyat
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.