Dark/Light Mode

KPK Putar 10 Film Pendek Finalis ACFFEST di Rangkaian Hakordia 2024

Selasa, 10 Desember 2024 23:54 WIB
Foto: KPK.
Foto: KPK.

RM.id  Rakyat Merdeka - Dalam rangkaian Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2024, Direktorat Sosialisasi dan Kampanye Antikorupsi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar movie day Anti-Corruption Film Festival (ACFFEST) 2024 di Ruang Mini Theater, Gedung Anti-Corruption Learning Center (ACLC), Jakarta, Selasa (10/12/2024).

Melalui acara ini, KPK mengajak masyarakat untuk menonton 10 film finalis dan pemenang kompetisi ACFFEST 2024.

Direktur Sosialisasi dan Kampanye Antikorupsi, Amir Arief, menuturkan film menjadi sarana efektif untuk mendekatkan isu antikorupsi ke generasi muda.

Melalui kegiatan dengan pendekatan yang lebih kreatif ini, para peserta yang terdiri dari siswa, mahasiswa, internal KPK, hingga masyarakat umum, diharapkan lebih mudah memahami nilai-nilai antikorupsi yang terkandung melalui seni visual yang disajikan.

“Hari ini kita bicara tentang nilai antikorupsi yang dikemas dengan santai. Lewat film, kita belajar tentang kejujuran, tanggung jawab, dan keberanian. Pulang dari sini, saya harap setiap orang membawa manfaat dan membawa semangat menjadi manusia Indonesia yang hebat," ucap Amir.

Baca juga : KPPT Dorong Netralitas ASN Di Pilkada Serentak 2024

Dia menambahkan, pesan yang diangkat para finalis dalam film mengandung nilai antikorupsi yang disingkat menjadi Jumat Bersepeda KK.

Ini merupakan akronim sembilan nilai antikorupsi, yakni jujur, mandiri, tanggung jawab, berani, sederhana, peduli, disiplin, adil, dan kerja keras.

Amir berharap, film-film ini dapat menginspirasi dan membangkitkan semangat integritas di semua lapisan masyarakat, terutama generasi muda.

"Minimal bisa bangga dengan diri sendiri karena mampu mengamalkan nilai-nilai antikorupsi,” jelas Amir.

Adapun film-film pendek yang ditayangkan pada movie day ini yakni berjudul “Solemates”, “Tabrak Lucy”, “Kita Mo Jadi Superhero”, “Pirates of Sepuluh Ribuan”, “Jebakan P, Jebakan P!”, “Ati”, “Jual Babi”, “Sandal Bupati”, “Hanya Printer”, dan “Serta Telor”.

Baca juga : BRI Raih 2 Penghargaan Dalam Ajang The Asian Post Awards 2024

“Acaranya seru banget. Aku jadi lebih paham perilaku korupsi lewat film-film ini. Terutama film “Jebakan P, Jebakan P!” karena itu film horor, ada komedinya, tapi ada nilai antikorupsinya yaitu jujur,” tutur Hana,  masyarakat yang hadir dalam acara movie day.

Pada tahun 2024 ini, ACFFEST sudah memasuki tahun ke-10 dan menjadi festival film tertua yang diinisiasi oleh lembaga pemerintahan.

Kali ini ACFFEST kembali membuktikan eksistensinya dengan menerima total 1.074 proposal, mencakup berbagai kategori, seperti ide cerita film, karya film pendek fiksi dan animasi, hingga SinemAksi yang mengangkat isu antikorupsi di tingkat regional.

Jumlah proposal yang masuk terdiri atas 651 proposal ide cerita film, 219 karya film pendek fiksi dan animasi, 70 proposal ide cerita dari wilayah Timur dan Nusa Tenggara, serta 134 proposal SinemAksi.

Fakta ini menunjukkan bahwa antusiasme masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap isu antikorupsi semakin meningkat.

Baca juga : KLHK Sabet Predikat Terbaik Di Ajang Layanan Investasi 2024

Salah satu film yang menjadi sorotan tahun ini adalah “Ati”, karya sutradara Arfiyan Dewa dari Kalimantan Barat. Film ini meraih penghargaan Best Movie dalam kategori Ide Cerita Film Vertikal di ACFFEST 2024.

Selain itu, “Ati” juga lolos sebagai official selection 2024 kategori Vertical Movie di Knowmad Short Film Festival di Jerman.

Prestasi ini menunjukkan bahwa film-film ACFFEST tidak hanya relevan di Indonesia, tetapi juga mampu bersaing di tingkat internasional.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.