Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Menteri Imin Sesumbar Atasi Kemiskinan Ekstrem Hanya Dalam Dua Tahun
Senin, 16 Desember 2024 10:04 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar menargetkan, mengentaskan kemiskinan ekstrem di Indonesia menjadi nol persen dalam dua tahun ke depan. Hal ini sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto
Menurut laporan Badan Pusat Statistik (BPS) yang dirilis pada Juli 2024, angka kemiskinan ekstrem di Indonesia saat ini mencapai 0,8 persen.
"Targetnya, miskin ekstrem habis dalam 2 tahun ini. Pak Prabowo memerintahkan 2 tahun ini enggak ada lagi kemiskinan ekstrem," ujar Cak Imin, sapaan akrabnya saat memberikan sambutan di Hotel Patra Jasa Semarang, Minggu (15/12).
Baca juga : Erupsi Gunung Semeru Capai Ketinggian 1.000 Meter, Warga Diminta Waspada
Menteri dari PKB ini berencana untuk memetakan daerah-daerah yang mengalami kemiskinan ekstrem di Indonesia agar dapat segera ditangani dalam 1,5 hingga 2 tahun mendatang.
Muhaimin juga menyoroti angka kemiskinan di Jawa Tengah, yang menurut catatan BPS masih menunjukkan 10,47 persen warga miskin.
"Jadi gradasi dari miskin ekstrem (ke miskin) di Jateng masih berat," tuturnya.
Baca juga : Menteri ESDM: Hilirisasi Kunci Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan
Cak Imin menegaskan, bahwa prioritas utama adalah mengentaskan kemiskinan ekstrem hingga nol persen.
Selain itu, Muhaimin juga menargetkan penurunan angka kemiskinan nasional dari 9,3 persen menjadi 5 persen dalam lima tahun ke depan.
"Nah, 5 tahun sampai 2029 tidak ada, memang sulit untuk sampai tuntas, tapi kira-kira dari 9,3 persen (kemiskinan) itu maksimal hanya tinggal 5 persen di 2029," bebernya
Baca juga : Mantan Menteri Pertahanan Korsel Nyaris Bunuh Diri Di Pusat Detensi
Ia mengakui, bahwa pencapaian tersebut bukanlah pekerjaan yang mudah dan tidak dapat dilakukan sendiri.
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menyatakan, kesiapannya untuk bekerja sama dengan anggota legislatif dan eksekutif dalam mencapai target penurunan kemiskinan tersebut.
"Ini tidak mudah, tapi kita akan bekerja sangat kuat-kuatnya mewujudkan. PKB tentu akan bekerja keras bersama-sama legislatif, eksekutif untuk suatu percepatan pembangunan negeri kita," tandasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya