Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Menteri Maman: Jamkrida Bantu UMKM Raih Akses Pembiayaan
Rabu, 18 Desember 2024 21:50 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Maman Abdurrahman menekankan, pentingnya peran Pemerintah Daerah (Pemda) dalam memperkuat kapasitas lembaga penjaminan kredit daerah (Jamkrida), khususnya dalam mendukung pengusaha UMKM dalam mendapatkan akses pembiayaan.
“Jamkrida memberikan jaminan pembiayaan kepada UMKM, terutama bagi mereka yang tergolong unbankable,” katanya dalam acara Penganugerahan Penghargaan Jamkrida Award 2024 di Jakarta, Rabu (18/12/2024).
Dengan kontribusi 61 persen terhadap PDB dan menyerap 97 persen tenaga kerja, Maman menegaskan, UMKM harus menjadi prioritas dalam pembangunan ekonomi menuju visi Indonesia Emas 2045.
Namun, tantangan terbesar yang dihadapi UMKM adalah sulitnya akses pembiayaan akibat keterbatasan agunan.
Baca juga : Bertemu Menteri Maman, Bamsoet Dorong UMKM Tingkatkan Pemanfaatan Platform Digital
Jamkrida hadir sebagai solusi, menjadi substitusi jaminan bagi pengusaha UMKM yang layak dibiayai tetapi belum memenuhi syarat perbankan terkait agunan.
“Ini memungkinkan mereka naik kelas menjadi bankable dan mendapatkan kredit untuk ekspansi usaha,” ujarnya.
Ia menyebut, pada tahun 2023, aset Jamkrida se-Indonesia meningkat 20,4 persen mencapai Rp 5,6 triliun. Sedangkan untuk Pendapatan Imbal Jasa Penjaminan (IJP) juga naik signifikan sebesar 73,9 persen menjadi Rp 1,48 triliun.
"Hal ini mencerminkan peningkatan akses pelaku UMKM terhadap pembiayaan, sekaligus mempertegas posisi Jamkrida sebagai motor penggerak ekonomi nasional," tutur Menteri Maman.
Baca juga : Menteri Maman: PPh Final 0,5 Persen Bagi UMKM Diperpanjang Sampai 2025
Maman juga menyoroti kehadiran Jamkrida masih menghadapi keterbatasan kapasitas permodalan, yang menjadi kendala dalam menjalankan fungsinya secara optimal.
Sementara pada pandemi Covid-19 meningkatkan jumlah klaim yang harus ditanggung Jamkrida, sehingga likuiditasnya tertekan. “Suntikan modal dari Pemda sangat diperlukan untuk menjaga stabilitas keuangan Jamkrida dan meningkatkan kapasitas penjaminannya,” katanya.
Menteri Maman berharap, penyelenggaraan Jamkrida Award 2024 menjadi inspirasi bagi provinsi lain yang belum memiliki Jamkrida untuk segera mendirikan lembaga penjaminan serupa.
"Saat ini, baru 18 provinsi yang memiliki Jamkrida, sementara potensi bisnis penjaminan masih sangat besar dengan jumlah pelaku UMKM yang mencapai 64 juta," ucapnya.
Baca juga : Pemprov Maksimalkan Penanganan Banjir Rob Di Muara Angke Dan Penjaringan
Ia juga mendorong Pemda untuk memberikan dukungan terbaik, termasuk melalui penyertaan modal. “Dengan penguatan Jamkrida, tidak hanya membantu UMKM bertumbuh tetapi juga menciptakan ekonomi yang lebih inklusif, berkelanjutan, dan merata bagi seluruh masyarakat Indonesia,” tegasnya.
Menurut Maman, penghargaan ini memotivasi Jamkrida untuk terus berinovasi dan menciptakan dampak positif bagi perekonomian nasional.“Selamat kepada para penerima penghargaan Jamkrida Award 2024. Semoga prestasi yang diraih hari ini menjadi awal dari keberhasilan yang lebih besar di masa depan,” tutupnya.
Jamkrida Award 2024 merupakan kali pertama pemerintah melalui Kementerian UMKM memberikan penghargaan untuk terus memotivasi dan berinovasi menciptakan dampak positif bagi perekonomian nasional.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya