Dark/Light Mode

Menhub: Stasiun Whoosh Karawang Berpotensi Gerakkan Ekonomi Daerah

Selasa, 24 Desember 2024 23:40 WIB
Foto: Nana Maulana/RM.
Foto: Nana Maulana/RM.

RM.id  Rakyat Merdeka - Stasiun Kereta Cepat atau Whoosh Karawang resmi dioperasikan Selasa (24/12/2024). Stasiun ini diharapkan mampu meningkatkan jumlah penumpang Kereta Whoosh dan meningkatkan ekonomi Karawang.

Peresmian Stasiun Karawang dilakukan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono dan Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi.

Menhub Dudy mengungkapkan, pengoperasian Stasiun Karawang berpotensi menggerakkan serta meningkatkan ekonomi daerah Karawang dan sekitarnya.

"Karawang sebagai salah satu pusat industri terbesar, kini memiliki akses transportasi modern yang menghubungkan kawasan industri, destinasi wisata, pusat bisnis, hingga perumahan," ungkap Dudy, Selasa (24/12/2024).

Dudy berharap, dengan adanya Stasiun Karawang, semakin banyak masyarakat yang beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi umum.

Baca juga : Stasiun Whoosh Karawang Resmi Dibuka, Harga Tiket Mulai Rp 125 Ribu

Sehingga pada akhirnya dapat membantu mengatasi kemacetan dan menekan emisi karbon dan mendukung visi transportasi ramah lingkungan.

"Pembangunan ini adalah bukti nyata kolaborasi antara Pemerintah dan berbagai pihak dalam menghadirkan solusi transportasi yang modern, cepat, dan berkelanjutan," imbuh Menhub.

Direktur Utama PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) Dwiyana Slamet Riyadi menjelaskan, Stasiun Karawang ini adalah bagian dari Kereta Cepat Jakarta-Bandung.

Dia menambahkan, saat ini sudah berhasil menjalankan kereta cepat Jakarta-Bandung sejauh 142 kilometer jalur dan mengoperasikan 48 kereta per hari.

"Sejak dioperasikan Oktober 2023, Whoosh sampai hari ini sudah mengangkut 7 juta penumpang," ujarnya.

Baca juga : Mau ke Stasiun Whoosh Karawang? Ini Akses dan Intermoda yang Bisa Digunakan

Dia pun meyakini jumlah penumpang akan terus tumbuh. Pasalnya, lanjut Dwiyana, saat awal dioperasikan, jumlah penumpang baru di 14 ribu dan rata-rata 8 kereta per hari.

"Tentunya kita harapkan dengan beroperasinya Stasiun Karawang akan bertahap naik terus jumlah penumpangnya," jelasnya.

Dwiyana mengatakan, pada tahap pertama pengoperasian, Stasiun Karawang akan melayani 20 perjalanan per hari, dari total 48 perjalanan.

Dia melanjutkan, pada tahap kedua yang direncanakan mulai awal Februari 2025, perjalanan Whoosh akan ditambah menjadi 62 kereta per hari, dengan 31 perjalanan berhenti di stasiun Karawang.

"Sehingga kita harapkan sesuai proyeksi (Stasiun Karawang) 3.000-5.000 penumpang dengan kondisi jalan akses saat ini bisa dijalankan, dan kedepan progres jalan akses lain yang sedang kita siapkan," katanya.

Baca juga : Stasiun Karawang Beroperasi Besok, 10 Jadwal Whoosh Maju 7 Menit

Turut hadir dalam kegiatan ini Duta Besar Tiongkok Wang Lutong, Wakil Menteri BUMN Kartiko Wirjoatmodjo, Wakil Menteri Pekerjaan Umum Diana Kusumastuti dan Wakil Menteri ATR/BPN Ossy Dermawan.

Mengakhiri kegiatan, Menhub Dudy bersama pejabat lain secara simbolis melalukan tap tiket Whoosh di gerbang keberangkatan Stasiun Kereta Cepat Karawang.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.