Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Hashim Bawa 4 Investor, Proyek 3 Juta Rumah Siap Dimulai
Rabu, 22 Januari 2025 06:16 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Ketua Satgas Perumahan, Hashim Djojohadikusumo berhasil membawa beberapa investor untuk investasi dalam Program 3 Juta Rumah.
Selain Qatar yang telah meneken MoU dengan Pemerintah Indonesia pada awal Januari 2025 lalu, Hashim berhasil menggaet Uni Emirat Arab untuk investasi ke Indonesia.
Baca juga : Dukung Program 3 Juta Rumah, BRI Sediakan Pembiayaan Subsidi Bagi MBR
“Nanti 31 Januari 2025 akan MoU. Insya allah disaksikan oleh Presiden Prabowo di Istana. Sebanyak 1 juta perumahan akan dibangun,” kata Hashim usai hadiri pelantikan Pejabat Tinggi Madya (Eselon I) di lingkungan Kementerian PKP di Jakarta, Senin (20/1)
Selain itu, lanjut Hashim, investor dari Turki juga berencana membangun sekitar 50 ribu unit dan investor Singapura akan membangun 100 ribu unit.
Baca juga : Gobel: Jepang Siap Bantu Indonesia Bangun 3 Juta Rumah Ramah Lingkungan
Hashim mengungkapkan, beberapa lokasi yang akan dibangun, seperti di daerah Kalibata, Jakarta Selatan seluas 24 hektare. Kemudian di Danau Metland (Cibitung) yang merupakan tanah milik Kementerian Pertahanan seluas 41 hektare. Selanjutnya, ada di daerah Kemayoran, Jakarta Pusat, seluas 30 hektare milik Sekretariat Negara (Setneg).
“Lokasi pertama di Kalibata, 24 hektare bekas kompleks BPN. Terus ada tanah milik Kementerian Pertahanan, 41 hektare di Danau Metland (Cibitung), terus ada 30 hektare di Kemayoran, itu punya Setneg juga,” kata Hashim.
Baca juga : Prabowo Sukses Gaet Investor Qatar Bangun 1 Juta Rumah untuk Rakyat
Sementara Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mengapresiasi kepada Hashim Djojohadikusumo, selaku Ketua Satuan Tugas Satgas Perumahan yang telah banyak membantu menarik minat investor asing untuk berinvestasi dalam Program 3 Juta Rumah.
"Pak Hashim sangat membantu saya, karena berhasil menggaet beberapa investo untuk program 3 juta rumah," kata Menteri Ara
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya