Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Wamendagri Sebut 60 Persen Alokasi Anggaran Pemda Nggak Nyambung
Kamis, 23 Januari 2025 23:11 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mengungkapkan, banyak Pemerintah Daerah (Pemda) ingin memberantas stunting, tapi justru mengalokasikan anggarannya untuk hal-hal yang tidak penting.
Hal itu diungkapkannya usai mengisi podcast Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK) di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Kamis (23/1/2025).
Baca juga : Wamendagri Sebut Skema Pelantikan Kepala Daerah Akan Dibagi Dalam Tiga Tahap
"Catatan Kemendagri, banyak anggaran yang dialokasikan untuk hal-hal yang sifatnya tidak urgent, tidak menyentuh kepada rakyat," katanya kepada wartawan.
Menurut mantan Wali Kota Bogor ini, berbagai hal yang tak penting itu mulai dari pembelian alat tulis kantor, makan dan minum, hingga kunjungan kerja atau perjalanan dinas.
Baca juga : Hattrick Amad Diallo Antar Man United Bekuk Southampton
"Banyak daerah-daerah itu yang kegiatannya itu pemberantasan stunting, tapi 60 persen dari anggarannya untuk kunjungan kerja, untuk perjalanan dinas. Itu nggak nyambung," tuding Bima.
Sehingga menurutnya, perlu ada koreksi atas pengalokasian anggaran tersebut sesuai dengan perintah Presiden Prabowo Subianto. Hal ini agar anggaran Pemda bisa dengan mudah fokus untuk kebutuhan dasar.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya