Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Suci Sudjipto, Aspri Wamendagri Yang Aktif Wara-wiri Di Retreat Kepala Daerah
Minggu, 23 Februari 2025 17:03 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Asisten Pribadi (Aspri) Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya,Suci Sudjipto mencuri perhatian publik. Sosoknya melekat di setiap kegiatan penting Wamendagri Bima.
Termasuk ketika Bima mendampingi 450 kepala daerah yang mengikuti retreat di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah. Suci tampak aktif wara-wiri dan berinteraksi dengan para kepala daerah, menunjukkan kecakapan dan kepercayaan dirinya sebagai orang dekat Wamendagri.
Perempuan jebolan Institut Pertanian Bogor (IPB) dan School of Government and Public Policy (SGPP) itu juga memperlihatkan kapasitasnya sebagai delegasi yang dipercaya Wamendagri Bima untuk memandu jalannya retreat.
Selain selalu nempel dengan Wamendagri, Suci juga aktif pada berbagai kegiatan positif. Dia tergabung, bahkan pendiri Suci Sutjipto Foundation.
Baca juga : Patuh Instruksi Mega, Masinton Pasaribu Tunda Berangkat Retreat Ke Magelang
Berbekal kemampuan memimpin organisasi, Suci kemudian diboyong Wamendagri Bima untuk membantunya di Kementerian Dalam Negeri.
Adapun dalam kegiatan retreat kepala daerah di Magelang, Kemendagri berharap seluruh kepala daerah hadir. Namun, apabila berhalangan, Kemendagri meminta tetap ada perwakilan sebagai representatif Pemerintah Daerah.
"Panitia meminta agar kepala daerah yang bersangkutan mengirimkan wakilnya untuk mengikuti rangkaian acara di Magelang ini, seperti halnya mereka yang sakit atau ada kegiatan keluarga," kata Wamendagri Bima Arya, Jumat (21/2/2025).
Bima menjelaskan akan terus menghubungi kepala daerah yang belum tiba dalam acara pembekalan yang rencananya berakhir pada 28 Februari itu.
Baca juga : Pramono Anung Ikuti Retret Kepala Daerah 21-28 Februari 2025
"Akan terus menghubungi 47 kepala daerah yang belum hadir ini dengan meminta kejelasan apakah akan datang terlambat atau harus digantikan oleh wakil," ujarnya.
Mantan Wali Kota Bogor itu lantas menjelaskan pihaknya akan menunggu hingga Jumat malam, kemudian memutuskan keikutsertaan 47 kepala daerah yang dinilai belum hadir berdasarkan data terakhir yang dimilikinya.
"Malam ini semua akan diputuskan. Mana yang kami minta mengirimkan wakil, mana yang masih bisa ditunggu," katanya.
Bila kepala daerah ataupun wakilnya tidak dapat hadir, terang Bima, sekretaris daerahnya diminta hadir untuk menjalani pembekalan.
Baca juga : Tak Mau Bebani Pemda, Kemendagri Tanggung Full Biaya Retreat Kepala Daerah
Walaupun demikian, dia mengatakan bahwa kepala daerah yang tidak dapat hadir dalam pembekalan di Akmil selama 21 sampai dengan 28 Februari 2025 tetap diminta mengikuti gelombang berikutnya.
"Kepala daerahnya akan tetap kami minta untuk mengikuti rangkaian berikutnya. Kapan? Menunggu putusan MK (Mahkamah Konstitusi)," jelasnya.
Sebanyak 456 dari 503 kepala daerah telah tiba di Akmil untuk menjalani pembekalan tersebut. Lima orang izin karena sakit dan satu orang izin karena ada acara keluarga, sedangkan 47 orang belum memberikan kabar.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya