Dark/Light Mode

Perkuat Pertahanan Negara

Menhan Bagi-bagi 700 Unit Maung MV3 ke TNI-Polri

Sabtu, 1 Maret 2025 23:31 WIB
Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin (ketiga kanan) bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto (kanan) meninjau kendaraan khusus Maung MV3 saat acara serah terima, di Bandara Husein Sastranegara, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (1/3/2025). (ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/agr).
Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin (ketiga kanan) bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto (kanan) meninjau kendaraan khusus Maung MV3 saat acara serah terima, di Bandara Husein Sastranegara, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (1/3/2025). (ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/agr).

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Pertahanan (Kemhan) menyerahkan 700 unit kendaraan operasional (ranops) Maung MV3 produksi PT Pindad kepada TNI dan Polri untuk menjadi kendaraan operasional berbasis produk lokal. Prosesi serah terima berlangsung di Lanud Husein Sastranegara, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (1/3/2025).

Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin secara simbolis menyerahkan ranops ini kepada Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Kemudian dilanjutkan dengan serah terima dari Panglima TNI kepada Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali, dan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Tonny Harjono.

Menhan mengaku telah memesan total 4 ribu unit Maung MV3 kepada PT Pindad. “Penyerahannya kita atur bertahap, karena produksinya punya kapasitas tertentu,” ujarnya.

Baca juga : Menhan Sjafrie Serahkan 700 Unit Maung MV3 ke TNI-Polri

Menurutnya, penyerahan 700 unit Maung MV3 ini merupakan hari bersejarah bagi Pemerintah, industri pertahanan, TNI dan Polri. Hal ini sekaligus menjadi tanda bahwa industri pertahanan nasional mampu mendukung kemampuan negara dalam menjaga stabilitas nasional. 

Ia menegaskan, Maung MV3 nantinya akan digunakan secara terus-menerus oleh personel hingga pelosok Nusantara dan di seluruh tingkatan. “Mulai dari Panglima, Kapolri, KSAU, KSAL, KSAD sampai ke tingkat desa, Babinsa, Babinkamtibmas,” jelasnya. 

Direktur Utama PT Pindad Sigit P Santosa mengatakan, penyerahan Maung MV3 ini menjadi momen penting untuk menunjukkan kapabilitas, kemajuan, serta dukungan untuk memperkuat pertahanan nasional. 

Baca juga : Perkuat Keamanan Siber, Telkom Luncurkan BigBox AI

“Keberhasilan dari proses desain, perancangan, hingga produksi massal Maung MV3 ini menunjukkan bahwa Pindad mampu menghadirkan solusi yang inovatif sesuai kebutuhan pertahanan nasional,” kata Sigit. 

Menurutnya, penyerahan 700 unit Rantis Maung ini memiliki makna strategis dalam menunjukkan bahwa Indonesia mampu memproduksi alutsista berkualitas tinggi yang kompetitif, inovatif, dan sesuai dengan tuntutan operasional modern. Selain itu, penggunaan produk dalam negeri menegaskan komitmen Pemerintah dalam memperkuat perekonomian nasional, sekaligus menciptakan lebih banyak lapangan kerja, khususnya di sektor industri pertahanan dan manufaktur.

Maung MV3 dirancang untuk mendukung operasi militer dan non militer. Maung MV3 merupakan inisiasi Presiden Prabowo Subianto saat menjabat sebagai Menteri Pertahanan untuk membangun dan mendukung ekosistem industri otomotif nasional. 

Baca juga : Perkuat Pertahanan, Menhan Sjafrie Lantik Deputi Dewan Pertahanan Nasional

Maung MV3 tersedia dalam berbagai varian yakni, di antaranya Maung V3 Tangguh atau Spartan, Maung MV3 Jelajah yang dilengkapi dengan atap Soft Top, dan Maung MV3 Komando yang dilengkapi dengan atap Hard Top.

Kendaraan ini memiliki beberapa keunggulan utama, di antaranya ketangguhan mobilitas tinggi di berbagai medan termasuk kondisi ekstem off-road, dapat dipersenjatai dengan senapan mesin kaliber 7.62 mm untuk mendukung operasi tempur, serta memiliki desain modular, yang memungkinkan konfigurasi lebih fleksibel sesuai kebutuhan operasional. 

Maung menggunakan mesin turbo diesel 2.200 cc, mampu melaju pada kecepatan aman 100 km/jam dan memiliki jarak tempuh hingga 500 km.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.