Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin secara resmi menyerahkan 700 unit kendaraan khusus (ransus) Maung MV3 produksi PT Pindad kepada TNI dan Polri.
Acara penyerahan berlangsung di Lanud Husein Sastranegara, Kota Bandung, pada Sabtu (1/3/2025).
Turut hadir dalam acara tersebut Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman, Kapolri, serta Panglima TNI.
Baca juga : Penuhi Panggilan Pemeriksaan, Hari Ini Hasto Datang ke KPK
Menhan Sjafrie menyatakan bahwa penyerahan Maung MV3 merupakan momen bersejarah bagi industri pertahanan nasional.
"Hari ini, pemerintah secara resmi menyerahkan produk nasional industri pertahanan yang dikelola oleh PT Pindad untuk digunakan oleh TNI dan Polri. Ini adalah bukti bahwa industri nasional kita telah memenuhi target dalam mendukung kemampuan Indonesia menjaga stabilitas nasional," ujar Sjafrie usai acara.
Menurutnya, langkah ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam mendukung operasional TNI dan Polri dalam menjaga kedaulatan negara.
Baca juga : Gedung ATR/BPN Kebakaran, Damkar Kerahkan 20 Unit Mobil Pemadam
"Kendaraan ini akan digunakan secara luas di seluruh pelosok Indonesia, mulai dari tingkat Pangdam hingga Babinsa dan Bhabinkamtibmas. Ini merupakan kebanggaan nasional yang kita bangkitkan agar Indonesia tampil sebagai negara bermartabat dan setara dengan negara lain," tambahnya.
Dari total 700 unit Maung MV3 yang diserahkan, distribusinya adalah sebagai berikut: 50 unit untuk Markas Besar TNI, 400 unit untuk TNI Angkatan Darat, 100 unit untuk TNI Angkatan Laut, 100 unit untuk TNI Angkatan Udara, 50 unit untuk Polri.
Kendaraan khusus ini akan digunakan oleh personel di berbagai wilayah untuk memperkuat operasional pertahanan dan keamanan nasional.
Baca juga : Menhan Sjafrie & Menhan AS Bahas Penguatan Kerja Sama Pertahanan Via Telepon
Dengan dukungan industri pertahanan dalam negeri, diharapkan Indonesia semakin mandiri dalam memenuhi kebutuhan alutsista serta meningkatkan daya saing di tingkat global.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya