Dark/Light Mode

Usai Lebaran, Aguan Mulai Permak 232 Rumah di Johar Baru

Selasa, 11 Maret 2025 22:52 WIB
Menteri PKP Maruarar Sirait bersama Aguan, Konglomerat 9 Naga mengunjungi warga di Kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat, Selasa (11/3)
Menteri PKP Maruarar Sirait bersama Aguan, Konglomerat 9 Naga mengunjungi warga di Kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat, Selasa (11/3)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait semakin lengket dengan Aguan, Konglomerat 9 Naga.

Kali ini, keduanya kembali mengunjungi Kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat. Mereka datang untuk melakukan renovasi hunian warga di daerah tersebut.

Sebanyak 232 unit rumah tidak layak huni (RTLH) di Johar Baru, akan dipermak oleh Yayasan Buddha Tzu Chi yang dipimpin oleh Sugianto Kusuma yang lebih dikenal dengan nama Aguan bersama Franky Widjaja

Program renovasi ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memenuhi target pembangunan dan perbaikan 3 juta rumah sebagaimana diamanatkan oleh Presiden Prabowo Subianto.

Baca juga : DPP Bapera Akan Santuni 20 Ribu Yatim Di Jakarta

“Sebanyak 232 rumah telah siap direnovasi melalui program padat karya dengan melibatkan warga sekitar,” ujar Menteri Ara dalam kunjunganya bersama Aguan, Selasa (11/3).

Tahap pertama renovasi akan dimulai pada 14 April 2025. Untuk mendukung proses ini, warga pemilik rumah yang terdampak telah difasilitasi dengan biaya kontrakan sebesar Rp 800 ribu hingga Rp 1 juta per bulan selama 6 bulan, terhitung mulai 10 April 2025.

"Nanti kontrakkannya akan ditambah 3 bulan lagi kalau belum tuntas pembangunannya sebagai mitigasi," kata Ara.

Dalam pelaksanaan program ini, Kementerian PKP berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Yayasan Buddha Tzu Chi yang turut berkontribusi dalam mewujudkan hunian layak bagi masyarakat.

Baca juga : THR Lebaran Jangan Menguap Percuma, Prioritaskan Bayar Utang

“Kami sangat mengapresiasi keterlibatan Yayasan Buddha Tzu Chi dalam program ini. Gotong royong membangun rumah rakyat harus terus kita galakkan, melibatkan semua pihak untuk bersama-sama mencapai target yang telah dicanangkan,” tambah Ara.

Selain itu, Kementerian PKP juga bekerja sama dengan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) untuk merenovasi 500 unit rumah di lima provinsi. Dari jumlah tersebut, sebanyak 200 unit rumah akan dialokasikan untuk wilayah Jakarta.

Dalam renovasi kali ini, Menteri Ara juga menyisihkan dana pribadinya untuk membeli rumah untuk Ibu Hasna dengan nilai sebesar Rp 200 juta.

"Ini sudah banyak yang bantu, Buddha Tzu Chi dan KADIN. Saya juga bantu untuk rumah Ibu Hasna," katanya

Baca juga : Gandeng Aguan, Menteri Ara Mau Renovasi 500 Rumah Warga Johar Baru

Sementara Yayasan Buddha Tzu Chi yang dipimpin Aguan ini akan melakukan renovasi sebanyak 500 unit rumah. Aguan mengatakan, anggaran yang digelontorkan untuk bedah rumah adalah Rp 20 juta per unit.

"Anggaran yang akan dikeluarkan oleh Yayasan Buddha Tzu Chi untuk merenovasi 232 unit rumah adalah Rp 4,6 miliar dan Rp 10 miliar untuk 500 unit rumah," katanya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.