Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Komdigi & LKBN Antara Perkuat Sinergi Publikasi Pemerintah
Rabu, 19 Maret 2025 06:31 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) Meutya Hafid menggelar audiensi dengan jajaran LKBN Antara guna mengoptimalkan sinergi dalam distribusi informasi.
“Kami ingin ada koordinasi yang lebih baik dengan keditjenan di bawah Ibu Fifi agar arah pemberitaan bisa lebih terstruktur dan komunikasinya berjalan dua arah. Dengan begitu, kita bisa menentukan program pemerintah mana yang perlu diprioritaskan dalam komunikasi publik,” ujar Meutya yang dikutip dari laman komdigi, Selasa (18/3).
Selain itu, Menteri Meutya juga menyoroti pentingnya pemanfaatan media luar ruang, seperti billboard dalam menyampaikan informasi program-program prioritas pemerintah.
Baca juga : Yayasan Jiva Svastha Nusantara Gelar Seminar Edukasi Higienitas Air Minum
“Media luar ruang bisa menjadi sarana efektif untuk memperkenalkan program-program utama Presiden Prabowo kepada masyarakat luas,” tambahnya.
Direktur Utama LKBN Antara, Akhmad Munir dalam kesempatan tersebut menyampaikan capaian lembaganya dalam menjalankan tugas sebagai penyedia layanan informasi publik melalui skema Public Service Obligation (PSO).
Sejak tahun 2007, LKBN Antara telah mengemban tugas tersebut dan berhasil menyelesaikan target produksi berita pada tahun 2024 dengan pencapaian 100%.
Baca juga : Kemenhub Gelar Mudik Gratis, Riko Lesiangi: Bentuk Nyata Kepedulian Pemerintah
“Alhamdulillah, tahun 2024 ini kami mampu melaksanakan tugas dengan baik. Dari anggaran pagu yang tersedia sebesar Rp176 miliar, telah terserap dengan optimal untuk memproduksi sebanyak 170.985 berita, terdiri dari 143.000 berita teks, 1.700 berita artikel, 18.000 foto hard news, 55 foto story, 8.000 TV hard news, 45 TV features, 160 infografis, dan 25 podcast,” ungkap Munir.
Melalui PSO, LKBN Antara telah menghasilkan ribuan berita yang menjangkau seluruh pelosok negeri, dari desa terpencil hingga kota besar. Dengan tambahan anggaran sebesar Rp181 miliar untuk 2025, LKBN Antara berencana meningkatkan cakupan pemberitaan, memperluas jaringan distribusi berita ke media komunitas, serta memperkuat infrastruktur digital guna memastikan akses informasi yang lebih merata.
“Pengajuan 2025 sudah selesai berdasarkan laporan hasil review Irjen. Kami siap untuk terus meningkatkan kualitas dan distribusi berita guna mendukung komunikasi publik yang lebih baik,” tambah Munir.
Baca juga : Kolaborasi PNM dan Kementerian UMKM Perkuat Literasi Usaha Nasabah
Dengan lebih dari 170.000 berita yang diproduksi tahun lalu, LKBN Antara berhasil menjangkau berbagai daerah, termasuk wilayah terpencil, untuk memastikan masyarakat mendapatkan informasi yang akurat dan terkini mengenai kebijakan pemerintah.
Audiensi ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat peran LKBN Antara sebagai penyedia berita nasional yang mendukung kebijakan komunikasi publik pemerintah secara efektif. Sinergi yang semakin erat diharapkan dapat meningkatkan kualitas penyebaran informasi kepada masyarakat luas.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya